Puting Beliung Kabupaten Bogor: Satu Orang Tewas, 770 Rumah Rusak

JABARNEWS | KOTA BANDUNG - Bencana alam puting beliung yang terjadi di Kecamatan Bogor Selatan dan Bogor Timur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengakibatkan satu orang meninggal dunia, 20 pohon tumbang, 5 kendaraan rusak tertimpa pohon, serta 848 rumah warga rusak berat dan ringan.
Kabidhumas Polda Jabar, Kombes Trunoyudho Wisnu Andiko, menyebutkan, korban meninggal akibat puting beliung tersebut terjadi di Kecamatan Bogor Selatan.
"Korban seorang perempuan bernama Enny Renno (46), warga Cluster Bukit Nirwana I Jalan Bukit Nirwana Raya, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Korban meninggal diakibatkan pohon tersebut menimpa kendaraan yang ditumpangi korban," katanya.
Dikatakannya, tidak hanya itu, sapuan puting beliung juga menumbangkan 20 pohon, lima diantaranya menimpa kendaraan.
Ke-20 pohon tumbang akibat angin puting beliung, yakni 10 pohon di Kelurahan Lawang Gintung, 7 Pohon di Kelurahan Cipaku dan 3 pohon di Kelurahan Batu Tulis.
Selain itu, sebanyak 770 rumah rusak berat dan ringan. Rinciannya, sebanyak 160 rumah di Kelurahan Batu Tulis, 300 Rumah di Kelurahan Pamoyanan, 225 rumah di Kelurahan Cipaku, 85 rumah di Kelurahan Lawang Gintung.
"Sementara di Kecamatan Bogor timur, angin puting beliung merusakan 78 rumah dengan kerusakan berat dan ringan. Rinciannya, sebanyak 44 rumah di Kelurahan Baranangsiang dan 34 rumah di Kelurahan Sukasari," tuturnya.
Akibat kejadian ini, Polres Kabupaten Bogor melakukan evakuasi korban meninggal dan luka ke rumah sakit terdekat, mendata rumah rusak, mengevakuasi kendaraan yang tertimpa pohon, dan membersihkan pohon yang tumbang.
"Polisi juga membangun tenda pleton bagi pengungsi yang rumahnya rusak akibat angin puting beliung," pungkas Trunoyudho. (Des)
Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
teu baleg

berita terkait