bjb
itcbet

Pemuda Dayeuhluhur Sukabumi Diserang Geng Motor

"Sudah cukup stabil sampai saat ini, luka-lukanya mulai membaik. Melihat dari lukanya, sepertinya itu akibat senjata tajam," tutupnya.

Di tempat yang sama, Titin Hasanah (57) menambahkan, anaknya malam itu tengah berada di pos ronda yang berada tepat di samping pertigaan. Titin menyebut, dari keterangan teman-teman Sofi yang saat itu ikut nongkrong di pos ronda, ada sekitar tiga motor yang dinaiki masing-masing tiga orang, sambil membawa sejumlah senjata tajam. Tiba-tiba anaknya itu diserang secara membabibuta.



"Kata teman-temannya, ada tiga motor, masing-masing tigaan. Sebetulnya itu motor udah ngelewat, tapi balik lagi. Anak saya memang biasanya di jalan, markiran. Anak saya sampai berlumuran darah dimana-mana akibat serangan kelompok bermotor itu," tambahnya.

Sementara itu, Sofi yang masih terbaring lemas mengakui, sebelum melakukan serangan kelompok bermotor itu sempat mengatakan "Bravo lu" kepadanya, namun karena dirinya tidak mengetahui maksudnya, dirinya langsung saja mendekati hingga akhirnya terlibat pertikaian.

"Asalnya ada tiga orang nyamperin terus nanya, "Bravo" teu maneh? Sempat berkelahi dulu. Tiba-tiba datang rombongan motor yang lain sambil bawa senjata tajam. Langsung anak-anak lari. Jadinya saya yang kena. Waktu itu sempat dibawa ke RS Al-Mulk, kemudian dibawa ke sini, ke RSUD R Syamsudin SH, soalnya harus dioperasi," ujarnya.

Sekelompok pemuda itu terlihat membawa senjata tajam seperti celurit, cocor bebek dan senjata tajam lainnya. Sofi juga mengaku mendapat kabar gerombolan bermotor itu sempat berkeliling di Jalan Cemerlang.

"Tidak ada yang kenal, sayapun tidak mamakai atribut apapaun, Yang nyerang, salah satunya, yang bawa celurit itu pakai baju mirip bendera Jerman. padahal saya tidak pernah punya masalah sama siapa-siapa," pungkasnya. (Abh)

Jabarnews | Berita Jawa Barat
Halaman sebelumnya
Tags :

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi