bjb

Cek HP Anda, Siapa Tahu Ada Aplikasi "Tuyul"

JABARNEWS | TEKNO/strong> - Hati-hati terhadap satu aplikasi ini. Aplikasi dinamai "tuyul" ini bakal menyusup di Google Play Store lalu diam-diam menyedot baterai dan kuota internet Anda.
"Aplikasi tuyul ini pintarnya, saat ada di Play Store tidak mengandung malware (program yang tidak berfungsi semestinya bahkan dapat merusak sistem). Update yang dikirimkan, baru mengandung malware," ucap pengamat gadget Lucky Sebastian dikutip laman detik.com.
Trik ini membuat aplikasi bisa melenggang bebas masuk toko aplikasi dan bertindak sebagai 'tuyul' yang menjahili ponsel.
Untuk mencegahnya, ada perlindungan dari Google yang bisa kita aktifkan.
Google punya perlindungan yang namanya Play Protect. Cara mengaktifkan dan mematikannya, buka aplikasi Play Store, tap menu, lalu Play Protect.
"Jika sudah, kalian akan menemukan tampilan seperti di bawah ini. Aktifkan 'Scan device for security threats' dan 'Improve harmful app detection' dengan menggeser tombol ke kanan hingga berwarna hijau," bebernya.
"Secara berkala, Google akan 'me-remote' untuk scan aplikasi di smartphone kita yang ter-instal dan kemudian melaporkan, bahkan menghapus aplikasi berbahaya," terang Lucky.
Pendiri komunitas penggemar gadget Gadtorade ini menyebutkan, Play Protect sebenarnya memudahkan kita melakukan sideloading, menginstall aplikasi dari file APK di smartphone Android.
"Aplikasi sideloading dari sumber yang tidak jelas ini, sering sudah diubah mengandung malware. Jadi langkah Google mengizinkan install, tapi juga coba memproteksi," urainya.
Meski demikian, dikatakan Lucky, celah akan selalu ada. Karenanya, penting bagi pengguna smartphone untuk selalu mengupdate keamanan perangkatnya.
Lucky juga menyarankan pengguna untuk tidak malas membaca review dan komentar pengguna lain sebelum menginstall sebuah aplikasi.
"Misalnya (apakah) aplikasi ini terlalu banyak iklan, bagus apa tidak, dan lain-lain. Karena pengalaman mereka membantu," sarannya.
Tidak kalah penting, pengguna juga harus melihat izin akses sebuah aplikasi atau app permission yang bisa dilihat, sebelum maupun diinstal melalui menu setting atau pengaturan.
"Aplikasi yang terlalu banyak meminta izin akses ke segala bagian perangkat harus diperhatikan, apakah memang diperlukan. Developer yang baik akan menjelaskan, bahkan dicantumkan di penjelasan aplikasinya di Play Store," tutupnya. (Vie)
Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
properti

berita terkait