bjb

Dihadapkan Agenda Pilpres, PT LIB Sebut Kompetisi Musim Depan Penuh Tantangan

JABARNEWS | BANDUNG - Dihadapkan dengan agenda nasional Pemilihan Presiden pada 17 April 2019, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebut kompetisi Liga 1 2019 akan menjadi kompetisi yang penuh dengan tantangan.
Direktur PT LIB, Risha Adi Wijaya mengatakan sebelum kompetisi bergulir biasanya operator sudah mengatur jadwal pertandingan. Tidak mudah bagi LIB untuk mengatur jadwal tersebut karena harus disesuaikan dengan agenda nasional. Akan tetapi akhir kompetisi harus berakhir antara November atau Desember karena itu berkaitan dengan jadwal AFC Cup.
"Biasanya kita memulai kompetisi bulan Februari. Akan tetapi tahun 2019 itu ada agenda nasional Pilpres yang rencananya berlangsung pada 17 April, jadi kemungkinan kompetisi akan mulai sekitar Mei. Rencananya pekan ini kita akan meggelar rapat dengan PSSI untuk menentukan jadwal kompetisi Liga 1 2019," ujar Risha kepada wartawan usai menghadiri acara Ngobrol Santai Sepakbola Indonesia yang digagas Siwo Jabar, di Jln.Ir.H.Djuanda Bandung, Selasa (18/12/2018).
Risha menyampaikan tantangan itu tidak cuma tentang agenda nasional pilpres saja, tapi pihkanya juga harus menyesuaikan jadwal dengan agenda nasional lainnya. Termasuk beberapa agenda Timnas Indonesia.
Jika melihat agenda nasional Pilpres yang akan berlangsung April, kemungkinan kickoff Liga 1 2019 akan digelar Mei. Dengan begitu kompetisi harus selesai dalam jangka waktu 8 bulan. Tetapi itu bukanlah waktu yang ideal. Terlebih di musim depan pihaknya akan mengupayakan agar semua pertandingan berlangsung di akhir pekan.
"Saat ini LIB masih dalam tahap koordinasi dan mendiskusikan kapan kick off Liga 1 2019 dimulai. Saya sudah sampaikan di awal bahwa dari LIB sendiri kita berharap kompetisi berjalan secepat mungkin. Karena ujungnya, yang seperti kita sampaikan kompetisi harus berakhir pada November atau Desember," tegasnya. (ely)
Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
properti

berita terkait