bjb

Diduga Terseret Arus, Petani Di Majalengka Ditemukan Tewas

JABARNEWS | MAJALENGKA - ‎Warga Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka menemukan Sarwa (68) telah tergeletak tak bernyawa di semak-semak bambu. Sebelumnya, Sarwa sempat dicari sang istri Ijah, karena dia telah pergi untuk mengairi sawah sejak Kamis malam (20/12) sekira pukul 21.30 WIB. Namun hingga dini hari, Sarwa belum juga pulang ke pangkuan istrinya.

Penemuan tersebut berdasarkan laporan dari pihak kepolisian Kasokandel bernomor Lapga/416/XII/2018/JBR/RESMJL/Sek. Kasokandel, tanggal 21 Desember 2018. Sarwa ditemukan di dekat sungai Cilebak Karet tepatnya di Blok Benda, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka.

‎Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono melalui Kapolsek Kasokandel‎ Iptu H Yayat Hidayat mengatakan, bermula pada hari Jumat tanggal 21 Desember 2018 diketahui pukul 07.30 di dekat Sungai Cilebak Karet, tepatnya di Blok Benda, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka telah ditemukan sesosok mayat laki-laki.

Kronologisnya bermula pada Kamis malam tanggal 20 Desember 2018 sekitar pukul 21.30, Sarwa berpamitan kepada istrinya untuk mengairi sawah miliknya.

"Namun sekitar pukul 24.00, yang bersangkutan tidak kunjung pulang ke rumah, sehingga membuat Ijah khawatir. Keesokan paginya, Jumat 21 Desember 2018 pukul 06.00, pihak istri melaporkan kepada aparat desa setempat," ungkapnya, Sabtu (22/12/2018).

Kapolsek menambahkan, pihak istri juga mengabarkan kepada saudaranya yakni Sauman, lantas bersama warga lainnya didampingi pihak petugas kepolisian melakukan pencarian terhadap Sarwa. Sekitar pukul 07.30 WIB, yang bersangkutan ditemukan di dekat Sungai Cilebak Karet tepatnya di Blok Benda, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel.

"Kami bersama warga menemukannya di semak pohon bambu dalam keadaan sudah meninggal. Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah korban oleh warga dan melaporkan kejadian ke Polsek Kasokandel," ungkapnya.

Kapolsek menerangkan, ‎berdasarkan hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah oleh dokter dari Puskesmas Kasokandel Dr Hj Yuliani, tidak ditemukan adanya bekas luka lebam, bekas jeratan di leher, keluar sperma dari organ vital, keluar tinja, sehingga diduga kematian korban akibat tenggelam terseret arus Sungai Cilebak Karet.

"Pihak keluarga menyatakan menerima dengan tulus atas musibah meninggalnya korban serta telah dibuat Surat Pernyataan oleh pihak istri, yang menyatakan keluarga tidak akan menuntut kepada pihak manapun atas peristiwa kematian tersebut," ungkapnya. (Rik)

Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi