bjb

Salah Satu Anggota Komdis Jadi Tersangka, Umuh Minta Sanksi Terhadap Persib Turut Diselidiki


JABARNEWS | BANDUNG -Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar buka suara tentang sudah ditetapkannya empat tersangka dalam kasus dugaan pengaturan skor di Liga 2 dan Liga 3 pada musim 2018.



Seperti diketahui beberapa hari yang lalu Satgas Antimafia Bola telah menangkap Anggota Komite Executif PSSI, Johar Lin Eng terkait adanya laporan dugaan pengaturan skor.Selain Lin Eng, Satgas Antimafia Bola pun turut menetapkan tiga tersangka lainnya yaitu, mantan Komisi Wasit, Priyanto, beserta anaknya, Anik Yuni, dan anggota Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Dwi Irianto.
"Bersyukur ya sekarang lebih terbuka. Banyak yang buka suara. Saya melihat dalam kasus seperti ini tentunya tidak dilakuakn satu orang saja. Tapi banyak yang terlibat. Semoga saja Satgas Antimafia Bola bisa menuntaskan kasusnya," ujar Umuh saat dihubungi Sabtu (29/12/2018) malam.
Melihat adanya anggota Komdis PSSI yang terlibat, Umuh pun berharap Satgas Antimafia Bola juga bisa menyelidiki sanksi yang dijatuhkan komdis PSSI terhadap Persib pada Liga 1 2018 lalu.
Umuh beralasan sanksi berlapis yang dijatuhkan Komdis terhadap PSSI ketika itu tidak masuk akal. Salah satu sanksinya adalah larangan bermain kandang di Pulau Jawa dan tanpa Bobotoh. Tidak cuma itu saja sejumlah pemain pun mendapatkan sanksi larangan bermain.
Kondisi itu pun berpengaruh terhadap perdorma skuat Maung Bandung. Prestasi Persib yang tadinya berada di peringkat pertama pun terus menurun. Hingga Persib pun harus puas hanya bisa berada di posisi keempat di akhir kompetisi Liga 1 2018.
Sanksi itu dijatuhkan pasca tewasnya salah seorang suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla pada September silam. Padahal tewasnya Haringga terjadi di luar stasion. Sementara jalannya pertandingan di dalam Stadion Geloira Bandung Lautan Api (GBLA) sendiri berlangsung dengan aman.
"Soal sanksi komdis PSSI ke Persib juga harusnya juga diselediki. Soalnya sanksi tidak masuk akal, hukumannya berat seperti itu buat Persib. Jadi pertanyaankan, ada apa sebenarnya," tegas Umuh yang juga komisaris sekaligus salah satu pendiri PT Persib Bandung Bermartabat (PBB). (ely)
Jabarnews | Berita Jawa Barat


Tags :
properti

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi