bjb

Soal Kasus Vannesa Angel, Atalia: Ekspose Harus Bikin Kapok


JABARNEWS | BANDUNG - Istri Gubernur Jawa Barat, Atalia Praratya mengaku miris atas kasus prostitusi online yang menjerat artis kenamaan Ibu Kota Vanessa Angel, terlebih menurutnya publik figur seharusnya dapat memberikan contoh yang baik bagi masyarakat .
"Jadi titipan juga buat teman media untuk bisa memfilter apa yang disampaikan kepada masyarakat, karena tidak saja mereka-mereka yang sudah cukup umur tapi juga yang mereka-mereka masih dibawah umur," tutur Atalia ditemui usai mengisi acara JapriĀ  di Gedung Sate Bandung, Kamis (10/1/2019).
Lebih lanjut dirinya menambahkan kasus ini kedepannya dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak.
"Munculnya kasus ini membuka mata semua orang bahwa ini terjadi, sebuah fenomena yang harus kita sikapi bersama-sama," ujar Ketua Tim Penggerak PKK atau ketua Dekranasda Jabar itu.
Dengan terungkapnya kasus ini, Atalia berharap agar orang yang mungkin saja akan melakukan hal serupa dapat mengurungkan niatnya untuk melakukan perbuatan tercela tersebut, ia juga berharap agar proses yang kini sedang berjalan dapat memberikan efek jera para pelaku.
"Menurut saya justru ekspose juga, harus jangan membuat mereka merasa menjadi selebriti tambahan gitu yah, jadi seharusnya membuat mereka jadi kapok begitu, nah inilah yang kemudian membuat kita harus mengikuti perkembangan hukum dengan sebaik-baiknya" tegas wanita biasa disapa Ibu Cinta tersebut.
Dengan adanya kasus prostitusi ini pula Atalia menuturkan jika tidak selamanya kasus prostitusi berlatar belakang ekonomi, lebih miris dari soal ekonomi dirinya menilai hal tersebut adalah terkait gaya hidup.
"Dan tugas saya adalah memberikan sosialisasi kepada masyarakat supaya ini tidak terjadi lagi, dan prostitusi tidak selamanya berkaitan dengan ekonomi, ini termasuk gaya hidup ini yang membuat bertambah miris," ungkap wanita yang akan dilantik sebagai ketua P2TP2A atau Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak. (Mil)
Jabarnews | Berita Jawa Barat

Tags :
properti

berita terkait