bjb

Ini Tindakan Tegas Kapolda Jabar Jika Ada KKN Dalam Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi

JABARNEWS| BANDUNG - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, menegaskan, akan menindak tegas terhadap oknum yang terlibat praktek-praktek KKN dalam penerimaan peserta Sekolah Pimpinan Menengah (Sespimmen), Sekolah Pimpinan dan Staf Pertama (Sespimma), dan Sekolah Inspektur Polisi Tahun Anggaran 2019.

"Kegiatan ini sebagai wujud komitmen panitia dan peserta, yang merupakan suatu kontrak moral atau janji yang harus dilaksanakan, bukan hanya serimonial semata, sehingga terhindar dari tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme," kata Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Supratman, mewakili Kapolda Jabar, saat pengambilan sumpah dan penandatanganan fakta integritas Panitia serta Paserta Seleksi Pendidikan Pangembangan Umum Sespimmen, Sespimma, dan Sekolah Inspektur Polisi Tahun Anggaran 2019, di Gedung Maduma Maramamora, Jalan Pangaritan Kota Bandung, Senin (21/1/2019).

Dikatakannya, pendaftaran peserta seleksi telah dilaksanakan secara online. Yakni dengan menggunakan website dan verifikasi Panda Polda Jabar mulai 8 sampai 17 Januari 2019.

Lanjut Wakapolda, pimpinan Polri telah memberikan warning bagi calon peserta seleksi Dikbangum Polri Tahun Anggaran 2019 yang berusaha menggunakan sponsor/koneksi, dengan cara menghubungi lewat telepon/surat atau dalam bentuk apapun kepada panitia/pejabat, yang berwenang melalui orangtua/wali/keluarga atau pihak lain akan didiskualifikasi.

"Jika dilaksanakan dengan cara yang tidak benar atau melawan hukum, maka secara otomatis akan berdampak terhadap organisasi maupun citra Polri di masyarakat," katanya.

Diketahui, jumlah keseluruhan peserta Sespimmen, Sespimma, dan Sekolah Inspektur Polisi adalah 751 orang. Itu terdiri dari Sespimmen 34 peserta, Sespimma 14 peserta, dan Sekolah Inspektur Polisi 703 peserta. (San)

Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags :
properti

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi