aqua

BPBD: 19 Kecamatan Di Majalengka Rawan Pergerakan Tanah

Salah satu sudut jalan di wilayah Maja, Majalengka, ‎yang rawan pergerakan tanah, (Foto: Rik/Jabarnews).

JABARNEWS | MAJALENGKA - Dari 26 kecamatan di Kabupaten Majalengka, 19 kecamatan dinyatakan rawan pergerakan tanah. Salah satu faktor penyebabnya yakni adanya perbedaan kontur tanah dan tidak adanya perekat dalam tanah tersebut.

Data tersebut berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka.

Baca Juga:

Ada Relawan Demokrasi, KPU Majalengka: Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Polres Majalengka Juara Pertama Kapolda Cup 2019



"Data itu kami peroleh dari tim badan Geologi. Sehingga, untuk mengatasi kebencanaan alam, kami selalu sigap," ujar Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Majalengka, Indrayanto, Selasa (29/1/2019).

Indrayanto menambahkann, pihaknya punya kendala lain, yakni alat pendeteksi pergerakan tanah mengalami kerusakan. Sehingga, ketika ada laporan adanya peristiwa bencana alam, pihaknya belum dapat mendeteksinya secara cepat.

‎Alat pendeteksi pergerakan tanah tersebut, saat ini sudah dipasang di lima lokasi berbeda yakni di Gunung Anteun Cigintung Kecamatan Malausma, di Desa Padarek Kecamatan Lemahsugih, Desa Sidamukti Kecamatan Majalengka, Desa Cibeureum Kecamatan Talaga, dan di Desa Sindangwangi Kecamatan Sindangwangi.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : majalengka bpbd majalengka pergerakan tanah majalengka

berita terkait

Wisata Argapura Menarik, Akses Jalan Amburadul

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi