aqua

Buron Tiga Tahun, Tersangka Korupsi Rp 4,4 Miliar Ditangkap Di Limo Depok

Gambar ilustrasi korupsi, (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | DEPOK - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK menangkap buronan Perdana Marcos (PM), yang menjadi tersangka Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, di kawasan Kecamatan Limo, Kota Depok. Buronan ini telah merugikan negara hingga Rp. 4,4 miliar.

Pascaditetapkan sebagai tersangka terkait korupsi proyek jalan, pada 2016, Marcos kabur dan masuk dalam daptar pencarian orang (DPO) polisi. Marcos jadi tersangka karena melanggar Pasal 2, Pasal 3 Undang-Undang 31 Tahun 1999 Jo UU 20 Tahun 2001 Tentang Tindak Pidana Korupsi.

Baca Juga:

Dua Orang Mantan DPRD Kota Bandung Terbukti Melakukan Korupsi, Begini Kata Jaksa KPK

Kolaborasi Pemkot Depok dan Health Care BNN Lakukan Ini



Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan, selama tiga tahun pelarian hingga ditangkap, Marcos sering berpindah-pindah tempat. Selama pelariannya, dia juga sering mengubah identitas.

"Selama menjadi DPO, tersangka PM masih mengikuti berbagai proyek dengan menggunakan beberapa perusahaan berbeda," tutur Febri, dikutip pojokjabar, Rabu (30/1/2019).

Menurut Febri, tersangka merupakan pihak swasta, sebagai penyedia jasa atau barang dalam kegiatan pekerjaan peningkatan trotoar dan saluran tepi wilayah Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : depok kpk buron korupsi ditangkap Perdana Marcos

berita terkait

KPK Gali Temuan Kemendagri Soal Dana Pemda Disimpan di Bank

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman Resmi Jadi Tahanan KPK

Ups! Wali Kota Tasikmalaya Dipanggil KPK

Hari Ini, Wali Kota Tasikmalaya Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi