aqua

Dua Hari, Penderita DBD Naik Hingga 100 Kasus

Kadinkes Kota Bandung Rita Verita, (Foto: Humas Pemkot Bandung).

JABARNEWS | BANDUNG - Selang dua hari jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kota Bandung naik hampir 100 kasus, dari 137 kasus menjadi 224 kasus.

Karenanya Pemerintah Kota Bandung mengajak masyarakat untuk meningkatkan lagi gerakan 1 rumah 1 jumantik (Juru Pemantau Jentik) untuk memaksimalkan upaya 3M plus sebagai pencegahan virus demam berdarah.

Baca Juga:

Yana Mulyana Sebut Pengelolaan Zakat Secara Baik Bisa Dongkrak Perekonomian

Baru Dibangun Tahun 2019, Gedung Instalasi Farmasi Sergai Terlihat Ada yang Retak



Rita mengingatkan, nyamuk demam berdarah aktif “mencari mangsa” pada pukul 08.00-10.00 WIB dan pukul 15.00-17.00 WIB.

"Anak-anak sangat rentan terkena gigitan nyamuk demam berdarah saat berada di sekolah," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Rita Verita Sri Hasniarty, di Taman Sejarah, Jalan Aceh, Kamis (31/1/2019).

Untuk upaya mencegahnya, Dinas Kesehatan telah mengumpulkan para kepala sekolah SD dan SMP Negeri se-kota Bandung. Para kepala sekolah diminta untuk mewaspadai perkembangan jentik nyamuk di sekolahnya. Salah satunya melalui gerakan Juru Pemantau Jentik (jumantik) cilik.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Bandung dua hari kasus DBD naik 100 kasus daerah

berita terkait

Waduh, Lonjakan Kasus Covid-19 di Bandung Cukup Darurat

Ini Hasil Gelar Perkara Kasus Kerumunan di Petamburan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi