Majalengka Tertutup Untuk Produk Luar

Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D. Mardiyana, saat ngaliwet bareng bersama jurnalis, di Radika Majalengka, Jumat (1/2/2019) sore, (Foto: Rik/Jabarnews).

JABARNEWS | MAJALENGKA - ā€ˇPemerintah Kabupaten Majalengka kali ini mengeluarkan kebijakan baru, yakni harus menggunakan produk-produk asli karya anak kota angin. Produk lokal ini mengacu semua produk kerajinan tangan, anyaman, rotan, batik maupun makanan khas yang dibuat oleh warga Majalengka.

Hal ini berdasarkan surat edaran Bupati Majalengka bernomor 537/169/2019 tentang Penggunaan Produk Asli Majalengka. Kebijakan ini merujuk pada Peraturan Menteri Perdagangan RI, No. 47/M/DAG/PER/6/2016 tentang Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri. Dengan adanya kebijakan tersebut, Majalengka tertutup untuk produk luar.

Baca Juga:

Ada Relawan Demokrasi, KPU Majalengka: Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Polres Majalengka Juara Pertama Kapolda Cup 2019



Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D. Mardiyana, membenarkan adanya surat edaran tersebut. Kebijakan itu adalah untuk mengakomodir hasil karya dan jerih payah karya asli anak pribumi.

Surat edaran tersebut ditujukan kepada setiap OPD, camat, BUMN/BUMD/ASN yang ada di lingkungan Pemkab Majalengka.

"Pokoknya wajib menggunakan produk lokal. Ini merupakan bentuk keberpihakan kita untuk mengayomi pelaku-pelaku usaha asli Majalengka," ungkapnya, usai ngaliwet bareng bersama jurnalis, di Radika, Jumat (1/2/2019) sore.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : majalengka pemkab majalengka produk majalengka Wakil Bupati Majalengka Tarsono D. Mardiyana

berita terkait

Wisata Argapura Menarik, Akses Jalan Amburadul

BPBD: 19 Kecamatan Di Majalengka Rawan Pergerakan Tanah

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi