Ini Langkah Terobosan Cegah Kekerasan Seksual Terhadap Anak Dan KDRT Di Majalengka

Gambar ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak, (Merdeka.com).

JABARNEWS | MAJALENGKA - Gerakan Masyarakat Peduli Terhadap Anak (Gempita) Kabupaten Majalengka kini siap untuk mengurangi kasus kekerasan seksual terhadap anak. Gerakan mereka akan mulai dari desa-desa yang melibatkan perangkat desa yakni kesra.

Program ini merupakan bentuk keprihatinan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana ‎(DP3AKB) di Majalengka.

Baca Juga:

Ada Relawan Demokrasi, KPU Majalengka: Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Polres Majalengka Juara Pertama Kapolda Cup 2019



Kabid Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak DP3AKB Kabupaten Majalengka, Yuyun Yuhana, mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menyosialisasikan program Gempita ke perangkat desa dalam hal ini kesra.

Sejauh ini pihaknya juga merasa prihatin dan miris, ketika mendapati selalu ada saja kasus kekerasan seksual kepada anak di bawah umur, maupun untuk kasus KDRT dalam rumah tangga.

"Kami selalu berkordinasi dengan pihak kepolisian. Ya, jika melihat data dan banyaknya kasus, kita juga miris. Oleh karenanya, kita meluncurkan program Gempita," ungkapnya, Sabtu (2/2/2019).
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : majalengka kekerasan seksual anak kdrt Gerakan Masyarakat Peduli Terhadap Anak (Gempita) Kabupaten Majalengka

berita terkait

Wisata Argapura Menarik, Akses Jalan Amburadul

BPBD: 19 Kecamatan Di Majalengka Rawan Pergerakan Tanah

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi