Armada Terbatas, Sampah Liar Numpuk Di Utara Dan Selatan Bandung Barat

Tumpukan sampah liar di Jalan Kolonel Masturi, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang , Kabupaten Bandung Barat, (Foto: Reportase Jabar).

JABARNEWS | BANDUNG BARAT - Armada dan personel pengangkut sampah yang bertugas di wilayah utara dan selatan Kabupaten Bandung Barat masih terbatas. Akibatnya, sampah liar di dua kawasan itu masih sulit ditangani.

Koordinator UPT Kebersihan Wilayah Parongpong dan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Tauhid Nuryonto, mengungkapkan, idealnya ada 10 armada untuk melayani pengangkutan sampah di Cisarua dan Parongpong. Namun, sekarang yang beroperasional hanya 5 unit.

Baca Juga:

Susul Bupati Aa Umbara dan Istri, Anggota DPR Ini Positif Covid-19

Berbagai Alasan, 125 Tenaga Kesehatan di KBB Batal Disuntik Vaksin



"Saat ini banyak daftar tunggu permohonan pengangkutan sampah dari masyarakat. Namun, hal itu belum bisa dipenuhi lantaran aramada pengangkutan sampah yang dimiliki UPT Kebersihan belum mencukupi," kata Tauhid, dikutip pikiran-rakyat.com, Senin (4/2/2019).

Koordinator UPT Kebersihan Wilayah Selatan KBB, Deri Irawan, mengatakan, permohonan baru dari masyarakat untuk pelayanan sampah ini cukup banyak. Namun, sama seperti halnya di wilayah utara, di wilayah selatan juga hingga kini masih kekurangan armada dan kernet.

"Ada 9 titik yang meminta pelayanan baru. Namun, lantaran armada di wilayah selatan hanya ada 5 unit, kami baru layani dua wilayah di Kecamatan Cihampelas, Kampung Sayuran, Desa Mekarmukti," katanya.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : bandung barat sampah liar bandung barat dinas lingkungan hidup bandung barat

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi