aqua

LP Ma'arif PBNU Protes Kemendikbud, Gara-gara Disebut Radikal Di Buku Pelajaran

Rapat LP Ma'arif NU PBNU dengan jajaran Kemendikbud, (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | JAKARTA - Membahas polemik buku ajar MI/SD yang memuat materi NU termasuk dalam organisasi radikal. Lembaga Pendidikan Ma’arif Pengurus Besar Nadlatul Ulama (LP Ma’arif PBNU) menemui pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaaan (Kemendikbud) di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Rabu (6/1/2019).

"Rapat LP Ma'arif NU PBNU dengan jajaran Kemendikbud, membahas protes keras buku ajar yang mencatumkan NU termasuk organisasi radikal," kata Ketua LP Ma’arif PBNU H Arifin Djunaidi.

Baca Juga:

Kerumunan Habib Rizieq, Anies Baswedan Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis LH

Polisi Hentikan Kasus Penyalahgunaan Narkoba Millen Cyrus



Menurut Arifin, penyebutan NU sebagai organisasi radikal berpotensi menimbulkan disintegrasi bangsa. Padahal, sambungnya, pelajaran sejarah seharusnya bisa menumbuh suburkan nasionalisme.

Atas protes tersebut, LP Ma’arif PBNU melayangkan tiga tuntutan kepada Kemendikbud, yang semuanya dipenuhi oleh Kemendikbud.

"Alhamdulillah semua (tiga) tuntutan LP Ma'arif NU dipenuhi," ucapnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Jakarta disebut radikal LP Ma'arif NU PBNU protes Kemendikbud daerah

berita terkait

Wagub DKI Jakarta Diperiksa 8 Jam Terkait Acara Rizieq Shihab

Anies Baswedan Kembali Perpanjang PSBB Transisi DKI Jakarta

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi