Soal Pelajar Tabrak Emak-emak Hingga Tewas, Ini Tanggapan Ketua MKKS Purwakarta

Ketua MKKS Kabupaten Purwakarta, Asep Sundu Mulyana, (Foto: Gin/Jabarnews).

JABARNEWS | PURWAKARTA - Tragedi seorang pelajar yang menabrak penyeberang Jalan di jalan Veteran, persisnya di depan Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Purwakarta, pada Kamis (7/2/2019), menuai tanggapan dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Purwakarta.

Ketua MKKS Kabupaten Purwakarta, Asep Sundu Mulyana, mengatakan, siapun yang mengendarai kendaraan bermotor harus sudah cukup umur, memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), dan harus memiliki stabilitas emosi yang baik. Di samping itu, sudah mahir dalam mengendarai dengan kursus dan latihan serta mampu untuk mengikuti ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:

TKW Asal Purwakarta Jadi Korban Kekerasan Di Abudabi, Ini Curahan Hati Adiknya

Tunjangan Kerja Dinamis Diberlakukan, Anne Ratna Minta ASN Kerja Optimal



"Sebagai civitas pendidikan Kabupaten Purwakarta, saya turut belasungkawa dan mendoakan semoga almarhumah Ibu Een menjadi syahid," kata Sundu, sapaan karibnya, Jumat (8/2/2019).

Bagi pelaku penabrakan, lanjut dia, harus menjadi pembelajaran yang paling berharga dalam masa remaja demi untuk memperbaiki diri di masa sekarang dan mendatang

"Saya kira sekolah dapat memperbolehkan siswanya membawa kendaraan bermotor jika sudah memenuhi syarat usia dan memiliki SIM serta memenuhi ketentuan-ketentuan lainya," kata dia
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Ketua MKKS Kabupaten Purwakarta Asep Sundu Mulyana purwakarta pelajar tabrak emak-emak purwakarta

berita terkait

ESDM Jabar: Galian Tanah Merah di Sukatani Tidak Berizin

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi