aqua

Cabut Remisi Terpidana Pembunuh Jurnalis Radar Bali!

Jurnalis yang tergabung dalam AJI Kota Surabaya berunjuk rasa menuntut dicabutnya remisi terpidana pembunuh jurnalis Radar Bali, di Surabaya, Jumat (25/12019), (Foto: Antara).

JABARNEWS | SURABAYA - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) se-Jawa Timur bersama KontraS Surabaya serta sejumlah aktivis dan pers mahasiswa di Surabaya, mendesak Presiden Joko Widodo segera mencabut remisi I Nyoman Susrama, terpidana pembunuh jurnalis Radar Bali (Jawa Pos Group), AA Gde Bagus Narendra Prabangsa dari seumur hidup menjadi penjara sementara 20 tahun.

Desakan ini menyusul pernyataan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM bahwa draft Keppres pencabutan remisi sudah sampai ke meja Mensesneg dan menunggu tanda tangan presiden.



Sebelumnya, terbitnya remisi Susrama sebagaimana tertuang dalam Keppres No 29 Tahun 2018, diakui Dirjen PAS ada kekeliruan. Yaitu luput mempertimbangkan aspek rasa keadilan, apalagi konteks kepentingan kemerdekaan pers pada kasus pembunuhan Prabangsa tersebut. Apalagi, Susrama sampai saat ini tidak pernah mengakui sebagai otak dan pembunuh jurnalis Prabangsa.

Dalam siaran pers yang diterima Jabarnews, Sabtu (9/2/2019), Korwil AJI Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur, Ika Ningtyas, menuturkan, pemberian remisi ini tidak transparan.

Sejak Keppres remisi Susrama mencuat pada 23 Januari 2019, gelombang penolakan dan protes terus bergulir sepanjang dua pekan terakhir.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : aji surabaya radar bali remisi pembunuh wartawan radar bali kontrasi surabaya

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi