Ini Kata Pengembang Soal Turunnya Tanah Di Stadion GBLA

Direktur SDM PT Adhikarya Agus Karyatno saat menjelaskan tentang turunnya tanah di Stadion GBLA, Rabu (13/2/2019), (Foto: Vie/Jabarnews).

JABARNEWS | BANDUNG - Seperti diketahui tidak diperbolehkannya Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk pertandingan sepakbola klub kesayangan warga Jabar Persib lawan Persiwa Wamena, karena ada penurunan tanah dan retakan.

PT Adhikarya selaku pengembang stadion senilai Rp 625 miliar itu menjelaskan, penurunan dan retakan itu memang bakal terjadi. Bahkan, itu bakal terjadi selama 15 tahun ke depan.

Baca Juga:

Pohon Besar Di Cicalengka Tumbang, Jalan Lumpuh Total

Jamu Persiwa, Persib Masih Upayakan Main Di GBLA



"Nanti kita akan ke lapangan bersama Pak Wakil (Wakil Wali Kota, red), retaknya yang mana akan dijelaskan beliau. Nanti dilihat di lapangan, sebab ini pekerjaan timbunan. Nah nanti biar lihat, retak struktur atau tidak," ujar Direktur SDM PT Adhikarya Agus Karyanto usai bertemu dengan Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana di ruang rapat balai kota, Rabu (13/2/2019).

Menurut Agus, ada pekerjaan yang mengunakan fondasi dalam dan tidak. Untuk bagian selasar dan parkir yang mengalami penurunan dan retakan itu memang tidak menggunakan fondasi dan didesain seperti itu.

Lanjutnya, timbunan itu didesain memang bakal terjadi penurunan yang berlangsung selama 15 tahun. "Tapi penurunan semakin lama semakin kecil, memang akan terjadi penurunan di selasar dan parkir, sehingga ada perbedaan alokasi tanah," tandasnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Bandung Pemkot Bandung Stadion GBLA Tanah Turun PT Adhikarya Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana

berita terkait

Bojan Terlambat Gabung Persib Karena Masalah Visa

Bojan Mulai Berlatih Bersama Punggawa Persib

Kadis Damkar Kabupaten Bekasi Akui Terima Rp 1 M Meikarta

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi