Warung Sangu Nini Anteh Adopsi Nama dari Cerita Rakyat

Inilah salah satu andalan di Warung Sangu Nini Anteh. (Foto: Tri/Jabarnews)

JABARNEWS | BANDUNG - Bagi warga Jawa Barat pasti hafal dengan cerita rakyat Nini Anteh. Tokoh utama dalam dongeng turun-temurun ini dikisahkan sebagai penunggu bulan bersama kucing kesayangannya.

Dongeng tersebut biasa diceritakan orang tua zaman dulu kepada anak-anak di petang hari, sebagai trik jika anak ingin terus bermain saat hari mulai gelap.

Baca Juga:

Carita Rayat Subang: Sasakala Pamanukan

Carita Rayat Banten: Sasakala Selat Sunda



"Tong ulin wayah kieu. Bisi diculik Nini Anteh, bawa ka bulan! (Jangan main jam segini. Nanti diculik Nini Anteh, bawa ke bulan)!" Kira-kira begitulah seruan orangtua yang meminta anaknya pulang ke rumah. Sebab dalam dongeng itu diceritakan bahwa, jika seseorang sudah dibawa Nini Anteh pergi ke bulan, maka ia tidak bisa kembali ke bumi.

Itulah sekilas tentang cerita rakyat yang sudah ada sejak dulu. Dan ternyata, cerita tersebut menjadi brand warung nasi di Tasik. Buat sebagian besar pecinta kuliner Tasik, pasti hafal dengan Warung Sangu Tasik Nini Anteh. Nah, nama ini ternyata memang sengaja diambil dari tokoh cerita rakyat.

"Di Kota Tasik, Warung Sangu Tasik Nini Anteh sendiri sudah berdiri sejak 5 tahun lalu, akhirnya pada Januari 2019 kemarin kami buka di kawasan Jalan Citarum Bandung," ujar Yudi Indrawan selaku Manajer Warung Sangu Tasik Nini Anteh kepada Jabarnews.com, Senin (18)/02/2019).
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Cerita Rakyat Warung Sangu Nini Anteh Dongeng

berita terkait

Carita Rayat Bandung: Sasakala Gunung Geulis

Ngadongéng Ngajarkeun Kosakata jeung Logika ka Barudak

Carita Rayat Bandung: Sasakala Cigondéwah

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi