Live Stream Bandung 132 TV


Talkshow di Radio, Ini yang Disampaikan Kapolres Majalengka

Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono saat talkshow di Radika Pemda Majalengka, Selasa (19/2/2019). (Foto: Erik/Jabarnews)

JABARNEWS | MAJALENGKA - ‎Masyarakat Majalengka diminta untuk tetap mewaspadai isu dan informasi hoaks atau berita bohong yang beredar di media sosial. Alasannya, selain meresahkan, si penyebar hoaks juga dapat terjerat pasal pidana. 

Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono menilai peredaran berita maupun informasi hoax atau berita bohong yang beredar di media sosial telah cukup meresahkan masyarakat.

Baca Juga:

Kiat Bank Bjb Tingkatkan Potensi Pendapatan Daerah Secara Digital

Beredar Informasi Ruang IGD Covid-19 Overload, RSHS Bandung: Tak Segenting Itu!



Dalam hal ini masyarakat Majalengka diminta untuk lebih bijaksana dan cerdas dalam menyikapi suatu informasi di media sosial yang belum tentu kebenarannya. 

‎"Berita hoax merupakan suatu berita yang tidak sebenarnya, namun banyak masyarakat mengganggapnya benar-benar terjadi. Ketika mendapatkan informasi dari media sosial, jangan mudah terpancing untuk mempercayai bahwa berita tersebut benar, sebelum mengetahui kebenarannya secara pasti." ungkapnya, saat Talkshow di radio pemerintah daerah, Radika, Selasa (19/2/2019). 

Kapolres menambahkan, ‎untuk itu pihaknya memiliki tugas memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dapat memahami suatu berita secara riil sebagaimana fakta.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Kapolres Majalengka Talkshow Radio Radika Berita Hoax

berita terkait

Duh! Vaksinasi Lansia di Kota Bandung Terkendala Berita Hoax

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi