aqua

Bawaslu Cimahi: Jangan Kampanye Saat Reses, Diancam Pidana 2 Tahun Dan Denda Rp. 24 Juta

Logo Bawaslu, (Foto: fajarbali.co.id).

JABARNEWS | CIMAHI - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cimahi, anggota DPRD Kota Cimahi tidak memanfaatkan pelaksanaan reses untuk ajang kampanye. Pasalnya, kampanye saat pelaksanaan reses melanggar Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) dengan ancaman pidana penjara hingga dua tahun.

Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Cimahi, Ahmad Yasin Nugraha, mengungkapkan, ancaman pidana didasarkan pada UU nomor 7 tahun 2017 Pasal 280 Ayat 1 huruf H tentang penggunaan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan area sekolah untuk kampanye.

Baca Juga:

Pasar Atas Baru Siap Ditempati, Pedagang Diminta Penuhi Izin

Draft RUU Diduga Copy Paste Dari Website Tak Dikenal



"Dalam UU itu disebukan, setiap pelaksana, peserta, dan atau tim kampanye yang dengan sengaja melanggar larangan kampanye pemilu terancan pidana penjara dua tahun dan denda Rp 24 Juta," kata Ahmad, dikutip jabarekspres.com, Sabtu (23/2/2019).

Menurut Yasin, untuk mencegah terjadinya pelanggaran tersebut maka pihaknya melalui Seketariat Dewan melakukan sosialisasi kepada para anggota legislatisf Cimahi yang mulai Sabtu ini melaksanakan reses.

"Tadi kita sempat bertemu dengan 15 orang perwakilan Setwan yang juga jadi pendamping dewan untuk menyampaikan imbauan pelaksanaan reses besok. Mereka (pendamping) harus menyampaikan kepada anggota dewan terkait hal ini," ujarnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : cimahi dprd cimahi bawaslu cimahi reses

berita terkait

Rekayasa Jalan Ditargetkan Maret

Gara-gara Ini Izin Angkot Di Cimahi Ditertibkan

Dishub Identifikasi Angkot Berizin

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi