bjb

Mayat Dalam Karung di Pantai Teluk Awur

Mayat dalam karung yang terikat ditemukan oleh nelayan

Korban yg dibunuh adalah seorang Guru Wanita asal Semarang, teman istri pelaku. yang mana istri pelaku punya hutang 500ribu, dan saat datang kerumahnya untuk menagih hutang, istri pelaku ternyata tidak dirumah karena sedang ada masalah dengan pelaku bahkan akan cerai.

Pelaku (Ahr) mengaku, dirinya emosi, lantaran korban datang ke rumahnya untuk menagih hutang istrinya. ‘’Saya emosi mas. Waktu itu, dia (korban) datang menagih hutang istri saya sebesar Rp 500 ribu.

Saya langsung tusuk korban menggunakan gunting beberapa kali hingga meninggal. Dua hari kemudian mayat saya buang ke Kali Bodri,’’ tuturnya.

‘’Korban dibunuh di Perumahan Witjitraland di Kelurahan Langenharjo, Kecamatan Kota Kendal. Pembunuhan dilakukan tersangka Rabu (13/2/19) di dalam rumah pelaku. Pembunuhan dilakukan seorang diri,’’ kata Nanung Nugroho, Senin (18/2/19).

Baca Juga:

Perusuh 22 Mei, Berupaya Bunuh 4 Tokoh Nasional dan Pimpinan Lembaga Swasta

Jasad Perempuan dalam Karung Gegerkan Warga GBI

Nanung menjelaskan, setelah membunuh, mayat korban selama dua hari disimpan di kamar mandi.

Tersangka juga menyiram tubuh korban menggunakan kopi dan memberinya kapur barus agar, bau bangkai tidak menyengat.

Dua hari berselang, yakni Jumat (15/2/19) dini hari, mayat korban dimasukkan ke dalam karung dan dibawa menggunakan sepeda motor untuk dibuang. ‘’Mayat dibuang ke Kali Bodri.

Sumber: FB @Yuni Rusmini
Tags : Pembunuhan Dendam Hutang Mayat Dalam Karung Pantai Nelayan Teluk Awur

berita terkait

Terlilit Hutang, IRT di Purwakarta Mencoba Bunuh Diri

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi