aqua

3 Ibu Penyebar Kampanye Hitam Di Karawang Bisa Dijerat UU ITE

Gambar ilustrasi kampanye hitam, (Foto: Liputan6.com).

JABARNEWS | BANDUNG - Tiga ibu yang diduga melakukan kampanye hitam terhadap pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Kabupaten Karawang, bisa dijerat dengan sejumlah undang-undang.

"Direktorat Kriminal Khusus melakukan langkah-langkah penyelidikan tentang adanya dugaan pelanggaran Pasal 28 UU ITE. Termasuk UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang adanya peraturan hukum pidana soal penyebaran berita bohong," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko Truno, di Bandung, Senin (25/2/2019), dikutip Liputan6.com.Menurut Trunoyudo, ancaman hukuman terhadap pelanggaran Pasal 28 UU ITE yakni 6 tahun dan denda Rp 1 miliar. Sedangkan pelanggaran terhadap UU No 1 tahun 1946 diancam dengan hukuman 3 tahun penjara.

Baca Juga:

Polisi Bakal Panggil Manajemen RS Ummi Soal Kaburnya Habib Rizieq

Kasus Habib Rizieq di Megamendung, Polda Jabar Akan Periksa Sejumlah Saksi



"Penyidik tengah mendalami sangkaan tersebut. Termasuk soal peran masing-masing perempuan tersebut dalam kampanye hitam terhadap Jokowi-Ma'ruf Amin," katanya.

Dia menuturkan, polisi ingin memberi efek jera kepada pelaku dan penyebar kampanye hitam dari penangkapan ketiganya.

"Polri akan melakukan tindakan tegas dan terukur siapapun yang melakukan kampanye hitam yang bersifat tidak benar atau bohong. Karena kita tidak ingin tatanan demokrasi ini dirusak oleh berita bohong," kata Truno.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : kampane hitam karawang polda jabar

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi