bjb

Transaksi Narkoba Rp. 1,7 Miliar Di Lapas Indramayu Diungkap Polisi

Empat tersangka jaringan peredaran narkotika yang dikendalikan dari dalam Lapas IIB Indramayu, (Foto: pojokjabar.com).

JABARNEWS | INDRMAYU - Transaksi narkoba mencapai Rp 1,7 miliar terjadi di Lapas Kelas IIB Indramayu. Kasus itu melibatkan petugas lapas, narapidana, dan orang luar.

Barang bukti (BB) seberat 146,97 gr sabu-sabu, uang sebesar Rp85 juta, rekening beserta ATM, dan 5 HP diamankan Sat Narkoba Polres Indramayu dari jaringan peredaran narkoba di Lapas Kelas IIB Indramayu.

Dalam kurun waktu sekitar 1 tahun, jumlah transaksi barang haram yang dikendalikan dari balik jeruji besi menyentuh angka Rp 1,7 miliar.

"4 tersangka jaringan Narkotika Lapas IIB Indramayu yakni Cipto Wiyono, Abdul Munir, Andi Rohandi, dan Sunarti sudah diamankan di Mapolres Indramayu," ungkap Kapolres Indramayu AKBP M.Yoris M.Y Marzuki, didampingi Kasat Narkoba AKP Deni Rusnandar, dikutip pojokjabar.com, Rabu (27/02/2019).

Pengungkapan kasus tersebut, lanjut Kapolres, bermula dari penyelidikan atas laporan dari masyarakat terkait adanya petugas lapas yang keluar-masuk sel membawa narkoba.

Hingga akhirnya petugas Sat Narkoba Polres Indramayu menangkap Cipto Wiyono di Simpang Lima Bunderan Mangga.

Dikatakannya, tersangka Cipto mengakui sabu yang dibawanya itu milik narapidana Lapas IIB Indramayu, Abdul Munir alias Gondrong.

"Dari saku celana Cipto Wiyono petugas mendapatkan sabu seberat 6,97 gram paket sabu, Abdul Munir pun mengakui jika sabu tersebut merupakan pesananya," terangnya.

Baca Juga:

Wow... Polri Temukan 1,5 Hektar Ladang Ganja Di Lahan Perhutani Purwakarta

Pipa Minyak Pertamina Bocor Di Widasari Indramayu Bocor, Cemari Sawah

Setelah dilakukan pengembangan terhadap tersangka yang tengah mendekam di sel Lapas II B Indramayu, Abdul Munir, petugas berhasil mengamankan tersangka lainya, Andi Rohandi, dan Sunarti yang juga istri dari narapidana Abdul Munir.

Di kediaman Andi Rohandi, petugas berhasil mengamankan paket sabu-sabu seberat 140 Gram yang ditanam di pekarangan belakang rumah.

"Andi bertugas mengendalikan barang, mengedarkanya kepada para pemesan atas kendali Abdul Munir yang berada didalam sel Lapas kelas IIB Indramayu," tuturnya.

Keempat tersangka tersebut akan dikenakan pasal 114 Ayat 2 UU no 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 3 UU no 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang, dengan ancaman kurungan penjara maksimal 20 tahun.

"Kami terus melakukan pengembangan terhadap tersangka untuk mengungkap jaringan Narkotika lainya," tandasnya. (Des)

Jabarnews | Berita Jawa Barat




(pri/pojokjabar)
Tags : indramayu narkoba lapas IIB indramayu polres indramayu
properti

berita terkait

Seluruh Petugas Lapas Kelas II B Garut Dites Urine

Tukang Parkir Di Majalengka Nyambi Jualan Narkoba

Hmmm! Satu Keluarga Jual Narkoba Diringkus Polisi

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi