Korupsi DPRD Purwakarta: Sprindik 45 Anggota Dewan Keluar Setelah Putusan Sidang

Phak Kejaksaan Negeri Purwakarta saat menjelaskan tentang Kasus Korupsi SPPD dan Bimtek Fiktif kepada Gabungan Ormas di Purwakarta, (06/03/2019). (Foto: Red)

JABARNEWS | BANDUNG - Persidangan Kasus dugaan Korupsi SPPD dan Bimtek fiktif DPRD Purwakarta tahun 2016 yang mengakibatkan negara dirugikan Rp2,4 miliar terus bergulir dan menyita perhatian publik.

Di Purwakarta, gabungan ormas beberapa kali melakukan aksi moral di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, menuntut agar Kejaksaan mengusut tuntas para anggota DPRD yang nantinya terbukti terlibat dan menerima aliran dana agar segera dikeluarkan dakwaan baru.

Baca Juga:

Sidang Perjalanan Fiktif DPRD Purwakarta, Misteri Kuitansi Kosong Terkuak

Korupsi DPRD Purwakarta: Pimpinan Dewan Dicecar JPU Kaitannya Bimtek Fiktif



"Kami meminta kejaksaan untuk membuat sprindik lanjutan/baru, untuk 45 anggota DPRD Purwakarta, dengan hasil fakta persidangan di pengadilan Tipikor yang menyatakan seluruh anggota DPRD Purwakarta telah mengakui menandatangani kuitansi kosong," Ujar H. Elan Sofyan, Ketua LSM GMBI saat melakukan aksi moral dan audiensi di kantor Kejaksaan Negeri Purwakarta, (06/03/2019).

Selama tim JabarNews.com mengikuti proses persidangan, ada beberapa fakta-fakta baru yang muncul terkait dugaan aliran-aliran dana atas kegiatan perjalanan dinas dan bimbingan teknis yang fiktif.

Selain pengakuan beberapa anggota DPRD yang telah menandatangani kuitansi kosong, adapula soal kegiatan bimtek fiktif untuk partai.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Korupsi DPRD Purwakarta DPRD Purwakarta Sprindik SPPD Fiktif Bimtek Fiktif Purwakarta

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi