bjb

KPAID Prihatin Ada Peristiwa Anak Dibawah Umur Diperkosa Bergantian

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto (Foto: RRI)

JABARNEWS | KAB.TASIKMALAYA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya merasa prihatin adanya peristiwa anak dibawah umur diperkosa secara bergantian. Apalagi satu dari dua pelaku masih berstatus sebagai pelajar.

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto mengatakan akan berupaya melakukan pendampingan psikologi dan juga hukum baik terhadap korban maupun salah satu pelakunya.

“Jelas kami sangat prihatin dengan adanya peristiwa ini," kata Ato saat dihubungi melalui telepon pribadinya, Rabu (13/3/2019).

Ato menjelaskan, tujuan pendampingan baik kepada korban maupun salah satu pelaku yang masih di bawah umur, agar pendidikan mereka tidak jadi terganggu, dan itu sudah menjadi tugas Komisi Perlindungan Anak Indonesia. 
Baca Juga:

Hingga Juli, Tercatat 18 Kasus Kekerasan Anak di Majalengka

Tragis.. Remaja di Kuningan Dicekoki Miras Lalu Dicabuli


Untuk kasus ini, Ato tidak akan menunggu laporan dari pihak korban, dan pihaknya akan berusaha menjemput bola.

“Pasalnya, kasus ini saya anggap serius yang perlu penanganan segera," tegasnya. (Yud)

JabarNews | Berita Jawa Barat
Tags : KPAID Kabupaten Tasikmalaya Anak Dibawah Umur Kasus Perkosaan
properti

berita terkait

Aduh! Kabupaten Tasikmalaya Banyak Stunting

Duh, Oknum ASN Tega Cabuli Anak di Bawah Umur Penyandar Disabilitas

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi