bjb

Kasus Pelecehan Dibawah Umur Menjadi Hal Serius

Karikatur Dodi Budiana/JabarNews

JABARNEWS | MAJALENGKA - Adanya kasus penyekapan dan pemerkosaan dibawah umur oleh 2 pelajar membuat gerah Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya.


RM (20) dan RF (17) warga Cigalontang Tasik karena diduga telah melakukan tindak penyekapan dan pemerkosaan terhadap x (15) dengan bergantian.


Menurut Ato Rinanto selaku Ketua KPAID, kasus tersebut merupakan hal serius yang perlu penanganan yang segera. Pihaknya akan terjun langsung tanpa menunggu laporan dari pihak korban, untuk upaya melakukan pendampingan psikologi dan juga hukum, baik terhadap korban atau pelaku.


Baca Juga:

KPAID Prihatin Ada Peristiwa Anak Dibawah Umur Diperkosa Bergantian

Dua Remaja Tasikmalaya Diduga Perkosa Anak Dibawah Umur Secara Berganti

Maraknya kasus pelecehan seksual akhir-akhir ini kerap terjadi diberbagai daerah dan mengalami peningkatan. Berkembang dan beredarnya video/ foto-foto vulgar di beberapa media khususnya internet, diduga memacu terjadinya kasus-kasus pelecehan seksual.


Masyarakat, pendidik, pemerintah, KPAI kiranya bersinergi dalam upaya melakukan pencegahan terjadinya kasus pelecehan/pemerkosaan khususnya anak dibawah umur sebagai generasi masa depan. (Dod)
Jabar News | Berita Jawa Barat


Tags : Kasus Pelecehan Dibawah Umur KPAID Kabupaten Tasikmalaya
properti

berita terkait

Polemik Pernikahan Dini di Bandung Solusi Atau Masalah