bjb

Mantan Sekwan Dituntut 7 Tahun Dalam Sidang Kasus SPPD Fiktif DPRD Purwakarta

Gedung DPRD Purwakarta. (Foto: tribunjabar)

JABARNEWS | BANDUNG - Mantan Sekwan Moch Rifai dituntut 7 tahun 6 bulan dalam kasus korupsi sppd fiktif di DPRD Purwakarta.


Selain itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta Moch. Rifai membayar denda Rp200 juta subsider 1 tahun penjara.


“Saya sangat sedih, kecewa dan menderita. Siapa yang makan uangnya siapa yang harus menangung akibatnya,” ujar Rifa’i saat usai sidang, dilansir dari laman Pojokjabar, Senin (25/3/2019).


Rifa’i berharap ada keringanan hukuman bagi dirinya, karena ia menilai dirinya merupakan korban dari kebijakan sistem. Karena dirinya menandatangani setiap kegiatan di dprd sudah sesuai prosedur yang berlaku.

Baca Juga:

Salah Satu Anggota DPRD Purwakarta Diduga Terima Aliran Dana PT CPM

Korupsi DPRD Purwakarta: Sprindik 45 Anggota Dewan Keluar Setelah Putusan Sidang


“Ya sangat kecewa,” tambah Rifa’i sambil berlalu.


Tidak jauh berbeda dengan terdakwa Rifa’i, mantan bendahara di kesekretarian dewan Ujang Hasan dituntut kurungan lebih berat dua bulan dari Rifa’i tapi untuk dendanya sangat besar.


Ujang Hasan dituntut 7 tahun 8 bulan penjara, kemudian harus membayar denda sebesar 2,1 Milyar lebih. (Red)


Jabar News | Berita Jawa Barat
Tags : SPPD Fiktif DPRD Purwakarta Mantan Sekwan

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi