aqua

Terdakwa Kasus Korupsi DPRD Purwakarta Minta Para Pimpinan Dewan Dijerat Hukum

Suasana Persidangan Kasus Korupsi SPPD dan Bimtek Fiktif DPRD Purwakarta di Pengadilan Tipikor, 01/04/2019. (Foto: Red)

JABARNEWS | BANDUNG - Terdakwa Kasus Korupsi SPPD dan Bimtek Fiktif DPRD Purwakarta, Muhammad Rifa'i, meminta keadilan agar para pimpinan DPRD yang terlibat untuk ikut dijerat hukum. hal itu ia sampaikan saat membacakan pledoi di persidangan Pengadilan Tipikor Bandung, (01/04/2019).

M. Rifa'i merasa terjadi ketidakadilan karena bukan hanya dirinya saja yang menandatangani seluruh kegiatan SPPD dan Bimtek Fiktif. Menurutnya, para pimpinan DPRD pun terlibat ikut menandatangani, namun dibiarkan tanpa kepastian hukum.

Baca Juga:

Kantor DPRD Jabar Didatangi Aliansi Pedagang se-Kota Bandung, Ini yang Terjadi

Lima Pimpinan DPRD Jabar Berikrar Sumpah Jabatan



Dalam membacakan pledoinya, M. Rifa'i bersikukuh hanya menandatangani seluruh kegiatan DPRD, namun tidak pernah menikmati anggaran sepeser pun. Ia merasa dirinya adalah korban.

“Saya adalah korban, Saya merasa kecewa berat, karena saya merasa tidak bersalah. Kenapa hanya saya yang dituntut dan dihukum. Kenapa para unsur pimpinan yang sudah terbukti menandatangani dokumen tidak dituntut?” ujar Rifa’i di hadapan majelis hakim sambil sesekali tersedu dan berkaca-kaca menahan air mata.

M. Rifa'i pun merasa tidak adil dengan tuntutan hukum yang ia terima. Pasalnya, tuntutan kurungan penjara yang ia terima sama dengan terdakwa lain, Ujang Hasan. Sedangkan dirinya merasa sudah mengembalikan uang kerugian Negara.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Pimpinan DPRD Korupsi DPRD Purwakarta Pimpinan Dewan Purwakarta M. Rifa'i Ujang Hasan SPPD Fiktif Bimtek Fiktif Pengadilan Tipikor Bandung

berita terkait

Empat Pimpinan DPRD Garut Dilantik

Pansus V Tindak Lanjut Usulan Penambahan Pimpinan DPRD Jabar

Ini Sosok Pimpinan Sementara DPRD Jabar

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi