bjb
itcbet

Kemenag Purwakarta: Cegah Karim Lewat Majelis Taklim

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Purwakarta, H.Tedi Ahmad Junaedi. (Foto: Gingin/JabarNews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Banyaknya faham dan aliran sempalan yang dewasa ini muncul ditengah masyarakat tak jarang menimbulkan keresahan. Hal ini yang harus difilterisasi dan diwaspadai oleh masyarakat, terlebih mereka yang tergabung dalam Majelis Taklim. Masyarakat paling tidak harus dibekali pengetahuan tentang ciri dan latar belakang suatu aliran.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Purwakarta,H. Tedi Ahmad Junaedi mengatakan, peran Majelis Taklim selain sebagai wadah silaturrahmi, juga diperlukan upaya memaksimalkan peran dan fungsi Majelis Taklim antara lain dengan meningkatkan fungsi konseling, sebagai pusat pengembangan keterampilan dan peningkatan ekonomi serta wadah berkembangnya budaya islam.

Baca Juga:

Dari Ribuan Majelis Taklim di Purwakarta, Baru 600 yang Terdaftar

Ibu-Ibu di Purwakarta Ikuti Sosialisasi Bahaya Narkoba



"Keberadaan Majelis Taklim diakui merupakan wadah refresentatif dalam membina umat," kata Tedi saat ditemui disela kegiatannya, Jumat (12/4/2019).

Ia menambahkan, pentingnya mewaspadai berbagai aliran yang bisa merusak pemahaman ummat dan beberapa faham bisa merusak aqidah, salah satu antisipasi ini adalah melalui pengetahuan tentang latar belakang dan ciri-ciri aliran atau faham tersebut.
Halaman selanjutnya
Tags : Kemenang Kabupaten Purwakarta Majelis Taklim Tedi Ahmad Junaedi

SEREMONIA

berita terkait

KISMIS Al Hakim Hadirkan Murid Habib Umar Bin Hafidz

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi