aqua

IPNU Tidak Berikan Ruang untuk Karim di Purwakarta

Ketua IPNU Kabupaten Purwakarta, Rekan Riyan Haqi Khoerul Anwar. (Foto: Gingin/JabarNews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) di Kabupaten Purwakarta, menegaskan tak akan memberikan ruang untuk Komunitas Royatul Islam (Karim) di Purwakarta.

Pasalnya, belakangan ini sedang ramai diperbincangkan terkait Karim yang diduga gerakan komunitas ini reinkarnasi dari organisasi terlarang, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Baca Juga:

Nadiem Akan Terapkan Sistem Pendidikan Merdeka Belajar

Mendikbud: PPDB 2020 Tetap Gunakan Sistem Zonasi



"Yang paling penting komitmen kami, tidak boleh ada ruang sedikitpun untuk gerakan-gerakan seperti itu masuk ke Purwakarta, termasuk bagi para pelajar," ujar Ketua IPNU Kabupaten Purwakarta, Rekan Riyan Haqi Khoerul Anwar, Senin (15/4/2019).

Menurutnya, komunitas tersebut berupaya mendekati para pelajar untuk melancarkan ajaran-ajarannya yang disinyalir membahayakan mereka. Bahkan lanjut dia, mereka juga sudah mulai masuk ke sekolah-sekolah dan melakukan sosialisasi ajarannya dibeberapa daerah.

"Mereka sudah mulai menyasar pelajar dengan masuk ke sekolah-sekolah, sangat mengkhawatirkan jika mereka (pelajar, red) dicekoki hal demikian," kata Rekan.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Karim IPNU Purwakarta Komunitas Royatul Islam

berita terkait

Viral, Pidato Mendikbud Untuk Hari Guru Nasional 2019

Raker dengan DPR, Nadiem Sebut Cukup Unik

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi