bjb

DPRD Jabar: SMA/SMK di Jabar Masih Kekurangan Tenaga Pengajar

Kunjungan kerja Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat. (Foto: Humas DPRD Jabar)

JABARNEWS | GARUT - Beberapa SMA/SMK di Jawa Barat mengalami kekurangan staff pengajar berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Hal tersebut dikatakan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Chumaedi disela kunjungan kerja Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat di Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah XI Kabupaten Garut beberapa waktu lalu.

Chumaedi mengungkapkan, banyak keluhan dari pihak sekolah mengenai kurangnya tenaga pengajar tersebut.

“Jadi ada dalam satu sekolah, hanya ada satu kepala sekolah PNS dan sisa nya adalah pegawai honorer,” ungkapnya.
Baca Juga:

PNS di Kabupaten Tasikmalaya Segera Terima Gaji 13 serta THR

Ciee...April PNS Naik Gaji


Menurut Chumaedi, minimnya jumlah tenaga pengajar berstatus PNS disebabkan oleh tidak sebandingnya lulusan sarjana pendidikan yang sesuai dengan spesifikasi.

“Dibutuhkan pendidikan atau seminar kepada tenaga pengajar untuk jurusan atau mata pelajaran tertentu. Seperti keahlian computer, guru olahraga, bahasa inggris,” katanya.

Chumaedi menambahkan, pihaknya akan segera melakukan kordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengatasi permasalahan tersebut. (Red)

Tags : Komisi V DPRD Jabar PNS Tenaga Pengajar
properti

berita terkait

PNS Jabar Terima Kenaikan Gaji Mulai April

Kemenkeu: THR PNS Dan Pensiunan Cair Mei 2019

Sejajar Dorong Pemerataan Kualitas Pendidikan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi