aqua

OJK Bersama APEI Luncurkan Standar Pasar Transaksi Repo

Transaksi Repo Atas Efek Bersifat Ekuitas

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen bersama jajaran direksi BEI, KSEI, dan APEI, saat peluncuran Transaksi Repo. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self-Regulatory Organization (SRO) meluncurkan standar market transaksi Repurchase Agreement (Repo) di aula utama BEI Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen mengatakan transaksi repurchase agreement (Repo) merupakan salah satu transaksi yang sedang berkembang di pasar ekuitas saat ini.

Baca Juga:

Kabar Gembira, BTN Bebaskan Angsuran Pokok KPR Selama 2 Tahun

Di Tengah Pandemi, Bank BJB Masuk Indeks 30 Saham Paling Prospektif di BEI 2020-2021



"Repo ini, itu 'securities financing" jadi saham yang dimiliki itu bisa dijaminkan atau digunakan untuk mendapatkan pembiayaan. Praktiknya sudah banyak, kami sudah ada regulasinya dan sudah ada master repo agreement-nya, perjanjian standard-nya. Ini disusun lagi oleh temen-temen di APEI untuk membuat yang namanya market standard, itu mengatur transaksi 'settlement' segala macam sebagai broker perannya apa," ujar Hoesen.

Sebelum dibuatnya market standard ini sebenarnya OJK telah menerbitkan Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2015 tentang Pedoman Transaksi Repurchase Agreement bagi Lembaga Jasa Keuangan.

Diikuti peresmian Global Master Repurchase Agreement (GMRA) Indonesia, yang sudah mulai berlaku sejak 1 Januari 2016. GMRA ini merupakan dokumen perjanjian transaksi Repo yang wajib digunakan oleh Lembaga Jasa Keuangan di Indonesia.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Otoritas Jasa Keuiangan APEI Repo Bursa Efek Indonesia

berita terkait

Rupiah dan IHSG Lesu di Awal Pekan

Awal Pekan Kurs Rupiah Melemah 43 Poin Terhadap Dollar

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi