Turut Prihatin dan Berduka Atas Kerusuhan di Ibukota, MUI: Jangan Terprovokasi

Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid Sa'adi. (Foto: mui.or.id)

JABARNEWS | JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan rasa keprihatinan dan duka yang sangat mendalam atas terjadinya peristiwa kerusuhan yang dilakukan oleh sekelompok orang setelah penetapan hasil rekapitulasi Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 21 Mei 2019 dini hari.

Peristiwa tersebut diketahui telah mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan korban luka-luka.

Baca Juga:

Ada Relawan Demokrasi, KPU Majalengka: Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Pantau Hajat Demokrasi, Mahasiswa Se-Sumedang Deklarasi Pemilu 2019



"MUI menyampaikan takziyah dan bela sungkawa semoga almarhum husnul khotimah dan kepada keluarga korban semoga diberikan kekuatan dan kesabaran. Untuk para korban yang sakit dan luka-luka semoga segera pulih kembali dan diberikan kesembuhan," kata Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid Sa'adi dalam keterangan tertulisnya kepada media di Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Zainut menyatakan, aksi kerusuhan tersebut merupakan bentuk tindakan brutal dan anarkis yang bertujuan ingin menciptakan kekacauan, konflik dan perpecahan di kalangan masyarakat dengan cara memprovokasi dan mengadu domba di antara elemen bangsa.

Selain itu aksi kerusuhan yang dilakukan pada bulan Ramadan sangat disesalkan MUI karena telah menodai kesucian bulan yang sangat dimuliakan oleh umat Islam dan hukumnya haram.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : MUI Aksi Rusuh di Jakarta KPU Pemilu 2019

berita terkait

Begitu Tiba, KPU Garut Langsung Amankan Surat Suara Pileg

Mantan Anggota KPU Di Jabar Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

KPU Majalengka Bakal Rekrut 28.475 Anggota KPPS

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi