aqua

Petani di Majalengka Utara Mulai Kesulitan Air

Seorang petani di Ligung menggunakan pompa untuk menyedot air. (Foto: Erik?Jabarnews)

JABARNEWS | MAJALENGKA - Sejumlah petani di wilayah Majalengka bagian utara, seperti Kecamatan Ligung, Jatitujuh, Jatiwangi dan Sumberjaya mulai merasakan kesulitan air untuk mengairi sawahnya. Tanaman padi yang kini baru berusia satu bulan lebih itu, terlihat layu karena kurangnya pasokan air.

Padahal, musim hujan‎ baru berhenti satu bulan yang lalu. Akan tetapi, para petani di wilayah Majalengka bagian utara itu, kini tampak khawatir karena aliran sungai irigasi, juga sudah mulai terlihat berkurang.

Baca Juga:

Gara-gara Posting Jual Barang Di FB, Pelaku Jambret Berhasil Diringkus

Kadisdik Kabupaten Tasikmalaya Tinjau Sekolah yang Terkena Banjir Bandang



‎Salah seorang petani di Desa Wanasalam Kecamatan Ligung, Kadriah mengatakan, sawahnya yang dekat dengan keberadaan saluran Sungai Sindupraja cukup membantu untuk mengairi Sawah. ‎Sehingga kekurangan air untuk area pesawahannya bisa teratasi melalui sistem pompanisasi.

"Kami mulai was-was karena kekurangan air bisa mengancam tanaman padi di wilayah sini. ‎Kalau masuk musim hujan, juga kami di sini sering kebanjiran, tanaman sawah kami terendam. Tapi kalau musim kemarau, tanaman kami kekeringan," katanya, Rabu (12/6/2019).

‎Kadriah berharap kepada pemerintah untuk membantu mengatasi persoalan kekeringan maupun penanggulangan banjir saat musim hujan. Hingga saat ini, persoalan ketika musim kemarau maupun musim hujan belum ada solusinya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Kabupaten Majalengka Kekeringan Petani Kesulitan Air Balai Penyuluhan Pertanian

berita terkait

Timsus 1901 Juara Kabupaten Majalengka gelar Bazar Murah 01

Ada E-KTP Palsu Di Majalengka, Pemkab dan Polres Segera Usut

Ini Dia Negeri Di Atas Awan, Bukit Mercury Di Majalengka

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi