aqua

Forkopimda Purwakarta Minta Masayarakat Jangan Terprovokasi

Wakil Bupati Purwakarta, H. Aming bersama Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius dan Dandim 0619 Purwakarta, Letkol Arh Yogi Nugroho tengah memeriksa pasukan dalam Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Lodaya 2019. (Foto: Gingin/Jabarnews)

JABARNEWS | PURWAKARTA – Menyikapi jelang keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilpres, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Purwakarta mengimbau warganya untuk tidak ikut-ikutan turun ke jalan.

Menurut Wakil Bupati Purwakarta, H.Aming, masyarakat jangan sampai terprovokasi, karena aksi turun kejalan hanya akan berujung anarkis.

Baca Juga:

Pengukuran Mutu Pelajaran Bisa Dilihat Melalui OSN

Sudah 44 Tahun Tidak Terjadi Kasus Rabies di Purwakarta



"Jangan mudah terprovokasi, jangan mau diajak demo. Kita tunggu putusan MK, sabar, dan apa pun hasilnya harus kita terima bersama dengan lapang dada," ucap Aming, saat ditemui di usai menghadiri Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Lodaya 2019 di Mapolres Purwakarta, Kamis (13/6/2019).

Lebih lanjut H Aming mengingatkan, Kabupaten Purwakarta adalah satu wilayah yang paling kondusif di Jawa Barat.

"Karenanya mari kita jaga kekondusifan ini. Jangan karena kita mudah terprovokasi malah merusak suasana yang sudah kondusif ini," kata H Aming.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Kabupaten Purwakarta Forkopimda Purwakarta Jangan Terprokasi Sidang Putusan MK

berita terkait

Parkir Sembarangan di Purwakarta Akan Disanksi

DPPKB Purwakarta: Tingkatkan SDM Mulai Dari Keluarga

Disdik Purwakarta Tidak Terapkan Calistung Untuk Syarat Masuk SD

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi