bjb

Pendidikan Karakter, Siswa SMPN 4 Darangdan Diajarkan Bercocok Tanam

Para siswa-siswi SMPN 4 Darangdan, Kabupaten Purwakarta tengah diajarkan cara bercocok tanaman. (Foto: Gingin/Jabarnews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Pertanian merupakan sektor penting dalam kehidupan manusia, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pangan. Hal ini harus disadari oleh setiap orang sedari kecil.

Berangkat dari hal tersebut, SMPN 4 Darangdan, Kabupaten Purwakarta memprogramkan Pendidikan Karakter untuk mengenalkan bidang pertanian kepada para siswa-siswinya.

Kepala Sekolah SMPN 4 Darangdan, Agus Mulyana mengatakan, dalam program tersebut siswa-siswi diajak untuk ikut praktik menanam pakcoy. Mulai dari persiapan media tanam, yaitu tanah dicampur kompos.

"Masing-masing murid, kami berikan kesempatan untuk mencoba mencampurkan dan memasukkan campuran tadi ke dalam botol plastik bekas air mineral yang mereka bawa sekaligus memanennya," kata Agus, saat ditemui di SMPN 4 Darangdan, Jumat (14/6/2019).

Dalam hal ini, Kepala Sekolah berpesan, rawatlah tanaman mu seperti merawat anak sendiri dan pupuk terbaik bagi tanaman adalah langkah kalian dalam mengontrol pertumbuhan tanaman .

"Dengan memiliki keterampilan menanam, hasilnya dapat dirasakan diri sendiri juga keluarganya," ujarnya

Baca Juga:

Pengukuran Mutu Pelajaran Bisa Dilihat Melalui OSN

Sudah 44 Tahun Tidak Terjadi Kasus Rabies di Purwakarta

Sementara Ketua Osis SMPN 4 Darangdan, Muhamad Ilham Maulana mengaku sangat bersemangat dengan kegiatan panen pakcoy ini.

“Dengan dikenalkannya pertanian sejak dini, kami berharap bisa menjaga pertanian dan lingkungan di masa depan,” pungkasnya. (Gin)

Jabar News | Berita Jawa Barat







Tags : Kabupaten Purwakarta Pendidikan Karakter Bercocok Tana SMPN 4 Darangdan
properti

berita terkait

Parkir Sembarangan di Purwakarta Akan Disanksi

DPPKB Purwakarta: Tingkatkan SDM Mulai Dari Keluarga

Disdik Purwakarta Tidak Terapkan Calistung Untuk Syarat Masuk SD

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi