aqua

Akhir April Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp. 5.533 T

Utang luar negeri Indonesia menjadi 389,3 miliar dolar AS atau setara Rp5.533 triliun dengan menggunakan perhitungan kurs tengah pada 30 April yakni Rp14.215 per dolar AS

Ilustrasi. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Utang luar negeri Indonesia pada akhir April naik 8,7 persen dibandingkan bulan sebelumnya Maret 2019 sebesar 7,9 persen. Utang luar negeri Indonesia menjadi 389,3 miliar dolar AS atau setara Rp5.533 triliun dengan menggunakan perhitungan kurs tengah pada 30 April yakni Rp14.215 per dolar AS.

Menurut statistik yang diumumkan Bank Indonesia, di Jakarta, Senin, utang luar negeri (ULN) hingga bulan keempat itu terdiri atas utang pemerintah yang ditambah dengan bank sentral sebesar 189,7 miliar dolar AS dan utang swasta termasuk BUMN sebesar 199,6 miliar dolar AS.

Baca Juga:

BI: Indonesia Harus Waspada Dampak Coronavirus Disektor Ekonomi

Pelantikan Kepala Perwakilan BI Jabar yang Baru



"ULN Indonesia secara keseluruhan tumbuh 8,7 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada Maret 2019 sebesar 7,9 persen (yoy)," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onnny Widjanarko.

Kenaikan ULN itu, menurut Bank Sentral, karena transaksi penarikan neto utang dan pengaruh penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sehingga utang dalam rupiah tercatat lebih tinggi dalam denominasi dolar AS.

Jika melihat sektornya, kenaikan ULN lebih didominasi kenaikan utang swasta, karena ULN pemerintah tumbuh melambat.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Utang Luar Negeri Bank Indonesia Surat Berharga Negara

berita terkait

Emil Minta Terjemahkan Bahasa Statistika BI Jabar

DPRD Jabar: Akselerasi Investasi Stabilkan Perekonomian

Mantan Gubernur BI Arifin Siregar Tutup Usia

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi