bjb

Ridwan Kamil Ajak Warganya Pantau Sengketa Pilpres Melalui Televisi

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Sidang gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres yang diajukan Prabowo-Sandi, di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (18/6/2019) Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mengajak seluruh warga di Jawa Barat untuk memonitoring pelaksanaan  melalui televisi.

“Saya menghimbau agar warga Jabar memonitor saja dari televisi, jadi saya imbau kepada masyarakat tidak usah datang ke Jakarta, cukup monitor dari televisi saja,” kata Gubernur Emil seusai menghadiri Halal Bihalal Idul Fitri 1440 Hijriah MUI Jawa Barat, di Bandung, Senin.

Masyarakat Jawa Barat, kata dia, diminta untuk menyerahkan semua proses sengketa hasil Pilpres 2019 kepada MK.

“Kesana juga ada pengamanan ekstra ketat dari aparat dan ada tidak ada kehadiran masyarakat di sana, MK akan tetap melaksnakan kegiatan seperti biasa,” kata dia.

Sebelumnya, Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi menerima dalil perbaikan gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres yang diajukan Prabowo-Sandi, dalam sidang pendahuluan di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat.

MK kemudian memberikan waktu kepada KPU RI selaku Termohon, Jokowi-Ma’ruf selaku Pihak Terkait dan Bawaslu selaku Pihak Pemberi Keterangan, menyiapkan jawaban atas dalil gugatan Prabowo-Sandi sebelum sidang berikutnya digelar Selasa (18/6/2019) pukul 09.00 WIB.
Baca Juga:

Fenomena Kepala Daerah Dukung Capres

Petasan Hebohkan Acara Nobar Debat Calon Presiden, Isengkah?


“Jawaban itu diserahkan sebelum sidang dilanjutkan Selasa jam 09.00 WIB pagi,” kata Ketua MK Anwar Usman dalam persidangan.

Awalnya MK menetapkan agar jawaban diberikan Senin (17/6/2019), sementara KPU RI meminta jawaban dapat diberikan Rabu (19/6/2019). Akhirnya MK mengambil keputusan agar jawaban diberikan maksimum Selasa sebelum sidang berlangsung. Ketiga pihak yakni KPU RI, tim hukum Jokowi-Ma’ruf serta Bawaslu RI pun menyepakati hal tersebut.

Ridwan Kamil khawatir, kehadiran massa di Jakarta untuk berunjuk rasa mengikuti sidang MK justru malah mempengaruhi situasi Jakarta. Ridwan Kamil meyakinkan masyarakat Jawa Barat agar percaya pada MK. (Red)

Jabar News | Berita Jawa Barat


Tags : Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Pilpres Prabowo Sandi Mahkamah Konstitusi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
properti

berita terkait

Dicari, 50 Ribu Pemuda Untuk Jadi KPPS Kota Bandung

Panasnya Isu Jasa Konsultan Asing Di Pilpres

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi