aqua

Komisi V DPRD Soroti PPDB 2019

Ketua Komisi V DPRD Jabar, Syamsul Bachri. (Dok. Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Untuk memastikan berjalan dengan baik, Komisi V DPRD Jawa Barat akan memantau pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 201. Hal ini dikarenakan, ada aturan yang berbeda dari PPDB 2019 dibandingkan tahun sebelumnya.

"Intinya Jawa Barat ingin membuat sesuatu yang terbaik dalam PPDB 2019," kata Ketua Komisi V DPRD Jabar, Syamsul Bachri, Senin (17/6/2019).

Baca Juga:

Ketua Komisi II DPRD Jabar: Saatnya Pembudi Daya Ikan Air Tawar Jabar Bangkit

DPRD Jabar: Jawa Barat Memiliki Potesi Ekonomi Tinggi Soal Perikanan Air Tawar



Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 16 Tahun 2019 tentang Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru SMA, SMK, dan SLB di Jabar, salah satu jalurnya yakni zonasi memiliki kuota paling besar yakni 90 persen.

Di mana jalur ini memprioritaskan jarak terdekat dari domisili ke sekolah dengan seleksi berbasis jarak (75 persen). Di dalamnya sudah termasuk keluarga ekonomi tidak mampu (KETM) 20 persen dan kombinasi jarak serta prestasi akademik (15 persen).

Menurut Syamsul, aturan yang baru diterapkan terkadang ketika pelaksanaan di lapangan akan menemukan masalah. Maka dari itu, pihaknya siap melaksanakan evaluasi setelah PPDB usai.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Komis V DPRD Jabar DPRD Jabar PPDB 2019

berita terkait

Komisioner KPU Jabar: Jangan Ada Kampanye Saat Reses

Ineu: OPD Cermati Proses Pelaksanaan Program Kegiatan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi