aqua

Ombudsman Terima 24 Laporan Dugaan Pelanggaran PPDB 2019

Ilustrasi. (Dok. Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Sedikitnya 24 laporan diterima oleh Ombudsman Kantor Perwakilan Jawa Barat terkait adanya dugaan pelanggaran terkait proses pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Bandung.

“Sampai saat ini kami sudah menerima 24 laporan terkait PPDB di SD, SMP dan SMA ,” kata Kepala Ombudsman Kantor Perwakilan Jawa Barat, Haneda Sri Lastoto, Selasa (18/6/2019).

Baca Juga:

Ombudsman Jabar Terima Ratusan Laporan Terkait Permasalahan Bansos

Diduga Lakukan Kecurangan, Lima Sekolah di Bekasi Diperiksa Ombudsman



Haneda mengatakan, sejumlah laporan tersebut mengindikasikan adanya jual beli kursi antara pihak sekolah dan orang tua calon siswa. Namun, kata dia, sejauh ini pihak Ombudsman masih mengumpulkan bukti dari sang pelapor.

Lanjut Haneda, jika laporan tersebut benar dengan masih terjadi adanya jual beli kursi, akan menjadi pukulan bagi pelayanan pendidikan masyarakat yang seharusnya berlangsung dengan baik.

“Itu merupakan kelemahan yang sangat mendasar, sistem zonasi dan sistem daring atau online itu salah satunya berfungsi untuk memastikan bahwa dalam mekanisme PPDB tidak ada interaksi langsung. Itu kan tujuannya untuk menghilangkan itu (pungli),” kata dia.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : PPDB 2019 Ombudman Jabar Jual Beli Kursi Haneda Sri Lastoto

berita terkait

Kemendikbud: Pemda Masih Lakukan Penyimpangan Aturan Zonasi

Muhammadiyah: Sistem Zonasi Untuk Pemerataan Layanan Pendidikan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi