Live Stream Bandung 132 TV


KPU Nilai Saksi Ahli IT Mampu Jawab Tudingan Tim BPN

Ketua KPU, Arief Budiman. (Dok. Net)

JABARNEWS | JAKARTA – Satu dari dua saksi ahli yang dihadirkan pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam sidang lanjutan PHPU Pilpres 2019 yang berlangsung di Mahkamah Konstitus (MK), Kamis (20/06/2019), dinilai cukup dalam memberikan keterangan terkait adanya kecurangan Situng.

KPU dalam sidang keempat menghadirkan saksi ahli di bidang IT yakni Marsudi Wahyu Kisworo. Sedangkan ahli Tata Usaha Negara Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Riawan Tjandra hanya memberikan keterangan tertulis.

Baca Juga:

Sosialisasikan Pencegahan Pelanggaran Kode Etik, MKD RI Sambangi DPRD Jabar

Sah! KPU Tasikmalaya Tetapkan Ade Sugianto Jadi Bupati Terpilih



Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman mengatakan, apa yang disampaikan saksi ahli, cukup mampu menjelaskan apa yang menjadi tudingan dari pihak tim BPN Prabowo-Sandi kepada lembaganya.

"Apa yang sudah dijelaskanProf. Marsudi tadi, menurut saya cukup mampu menjelaskan semua yang dituduhkan kepada kami, “ kata Arief kepada wartawan di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (20/06/2019).

Menurut Arief, berdasarkan perkembangan sidang ketiga, Rabu (19/06/2019) yang berlangsung hingga dini hari, keterangan Marsudi mampu menjawab keterangan dan keraguan dari saksi ahli pihak tim BPN Prabowo-Sandi selaku pemohon.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Sidang Sengketa Pilpres MK Saksi Ahli IT KPU Arief Budiman BPN Prabowo-Sandi Sidang PHPU

berita terkait

Hari Ini, MK Putus 10 Permohonan Sengketa Pilkada

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi