bjb

Ini Tiga Fokus Presiden Jokowi dalam Kerja Sama IMT-GT

Presiden RI, Joko Widodo saat menghadiri KTT Ke- 34 ASEAN di Hotel Athenee, Bangkok, Thailand. (Dok. Net)

JABARNEWS | BANGKOK - Presiden RI Jokowi menyampaikan tiga hal yang menjadi pandangan nasional Indonesia dalam kerja sama  Indonesia, Malaysia, Thailand Growth Triangle (IMT-GT) di KTT Ke- 34 ASEAN.

Ketiga hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat memimpin pertemuan ke-12 IMT-GT di sela-sela hari kedua KTT Ke-34 ASEAN di Grand Hall Hotel Athenee, Bangkok, Thailand, Minggu (23/6/2019).

Selain Presiden Joko Widodo, hadir dalam pertemuan tersebut Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad, PM Thailand Prayut Chan-o-cha, Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi, dan Presiden Bank Pembangunan Asia (ADB) Takehiko Akano.

Di awal sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan dalam usianya yang ke-26, kerja sama IMT-GT dapat dikatakan sebagai kerja sama segi tiga emas meliputi 83 juta penduduk di tiga negara, 14 provinsi di Thailand, 8 negara bagian di Malaysia, dan 10 provisi di Indonesia.

"Kerja sama IMT-GT telah banyak berkontribusi dalam membangun perekonomian subkawasan, termasuk meningkatkan daya saing di daerah-daerah, meningkatkan konektivitas, serta meningkatkan nilai perdagangan, pariwisata, dan investasi," kata Presiden Jokowi dalam keterangan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Tantangan ke depan bagi IMT-GT menurut Presiden Jokowi, tidak saja bagaimana mempertahankan capaian selama ini, tetapi juga memastikan agar pembangunan dapat dilakukan lebih sustainable dan tidak menghamburkan sumber daya.

"Selain itu, dalam dinamika perekonomian global dan kawasan yang penuh dengan ketidakpastian, penting bagi kerja sama IMT-GT untuk terus meningkatkan sinergi dan kordinasi dalam kerja samanya," ujarnya.

Presiden Jokowi kemudian menyampaikan tiga hal yang menjadi pandangan nasional Indonesia dalam kerja sama tiga negara itu. Pertama, pengembangan dan penyelesaian proyek-proyek konektivitas fisik, sejalan dengan salah satu fokus implementasi IMT-GT Vision 2036.

"Indonesia sendiri berkomitmen kuat untuk selesaikan berbagai proyek infrastruktur konektivitas di Sumatera seperti Tol Transsumatera, jalur kereta api, dan pelabuhan, serta jalur pelayaran antara Dumai-Malaka untuk peningkatan perdagangan lintas batas antara Indonesia dan Malaysia," katanya.

Pengembangan konektivitas fisik, menurut Presiden Jokowi, juga diperlukan dalam mendorong pengembangan bidang pariwisata di kawasan IMT-GT. Salah satu potensi besar yang ada adalah untuk marine tourism yang meliputi pariwisata cruise dan yacht serta pengembangan sumber daya manusia pelaku usaha sektor pariwisata.
Baca Juga:

Keluarga TNI Di Kompleks Cijantung Jakarta Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf

APK Jokowi-Amin Penuhi Jalanan Kota Bandung, Bawaslu Temukan Pelanggaran


Kedua, pentingnya pertumbuhan ekonomi di kawasan IMT-GT bersifat berkelanjutan dan inklusif. Dalam hal ini, Presiden menilai sektor pertanian memiliki peran penting dalam berkontribusi kepada pembangunan berkelanjutan dan inklusif di subkawasan ini.

"Komoditas seperti karet dan kelapa sawit memiliki multiplier efek besar terhadap perekonomian masyarakat IMT-GT. Untuk itu, kita perlu untuk terus tingkatkan kerja sama konkret dalam memajukan industri karet dan kelapa sawit," ujarnya.

Ketiga, Presiden Jokowi berpandangan perlu dimanfaatkan keunggulan dan potensi masyarakat di subkawasan di sektor industri halal. Kerja sama IMT-GT perlu mendorong penguatan kerja sama sektor-sektor usaha UKM halal yang berorientasi ekspor maupun halal start-up.

"Dalam kaitan ini, Indonesia bermaksud menyelenggarakan Halal Summit 2020 pada bulan Oktober 2020. Indonesia mengharapkan Halal Summit membuka peluang industri halal di kawasan kita," tandasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Dubes RI untuk Thailand Ahmad Rusdi.

Selain itu, tampak hadir juga beberapa gubernur yang wilayahnya masuk dalam kawasan IMT-GT, yaitu Gubernur Aceh, Gubernur Riau, Gubernur Bangka Belitung, dan Gubernur Sumatra Selatan. (Ara)

Jabar News | Berita Jawa Barat




Tags : Presiden RI Jokowi KTT ke-34 ASEAN Kerja sama IMT-GT

berita terkait

Bupati Bandung Barat Deklarasi Dukungan Untuk Jokowi-Ma’ruf

Temui Para Penyuluh Pertanian, Jokowi Malah Disoraki

Idiih...Jan Ethes

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi