KPID Jabar: Literasi Media Penting untuk Tangkal Hoaks

Ketua KPID Jawa Barat, Dedeh Fardiah bersama Ketua PW Ansor Jabar, Deni Ahmad Haidar (Foto: Akis/Jabarnews)

JABARNEWS| BANDUNG - Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat, Dedeh Fardiah mengungkapkan, pengaruh media massa dan media sosial, selain sisi manfaat, juga menimbulkan sisi negatif yakni kegelisahan akan terkikisnya nilai-nilai tabayyun (konfirmasi), berita bohong atau hoax, dan liarnya ujaran kebencian, terutama di media sosial.

Oleh karena itu, kata Dedeh pentingnya literasi media dan digital sebagai filter atas liarnya informasi yang menyebar ke masyarakat.

Baca Juga:

Sebanyak 21 Nama Calon Komisioner KPID Jawa Barat Telah Diserahkan ke DPRD

Ridwan Kamil Sebut Tiap Polres di Jabar Akan Miliki Teknologi Anti Hoax



"Tidak hanya masyarakat media juga penting dalam mengemas, memframing berita atau mengambil narasumber atau konten kontennya adalah bagian dari literasi supaya masyarakat mendapatkan informasi yang baik dan benar, " kata Dedeh dalam dialog khusus dengan tema 'Merajut Damai Pasca Pemilu' di Bandung, Senin (24/06/2019).

Kemudian, lanjutnya, dari sisi masyarakat, jangan langsung mencerna begitu saja. Dengan adanya kecepatan, masyarakat seakan gatal kalau tidak men-share atau repost, padahal isinya belum tentu benar apa tidak.

Ditegaskannya, kalau masyarakat melek kemudian medianya kurang atau pemahaman literasi medianya kurang, tanpa mengetahui informasi itu benar atau tidak, maka sangat bahaya dan menjadi pemicu-pemicu ketidaknyamanan, ketidak rukunan.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : KPID Jawa Barat Tangkal Hoax Literasi Media

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi