aqua

Selama Lima Bulan, Penderita DBD di Bekasi Capai 610 Kasus

Pemerintah melakukan upaya pengasapan atau fogging, dan telah membentuk 80 lebih kader jumantik di seluruh puskesmas yang ada. Mereka bertugas di 56 kelurahan yang ada di Kota Bekasi.

Ilustrasi. (Foto:Net)

JABARNEWS | BEKASI - Dalam lima bulan terakhir jumlah penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kota Bekasi, bergerak dinamis. Bila ditotal dari Januari hingga Mei 2019 lalu, jumlah warga yang terserang penyakit ini mencapai 610 kasus.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezi Syukrawati mengatakan, pada Januari 2019 lalu jumlah penderita penyakit ini mencapai 75 orang. Lalu pada Februari angkanya menurun jadi 53 kasus.

Baca Juga:

Calon Haji Jabar Beresiko Tinggi Sakit Sekitar 67 Persen

50% Dari Ratusan Pengidap HIV-AIDS di Purwakarta Adalah Pemuda



Pada bulan Maret angkanya melonjak hingga 200 kasus. Pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya pencegahan di lingkungan masyarakat sehingga pada April angkanya kembali turun menjadi 152 kasus.

“Terakhir bulan Mei kembali turun dibanding bulan sebelumnya menjadi 130 kasus, sehingga bila ditotal ada 610 kasus dari Januari-Mei 2019,” ujarnya, Senin (24/6/2019).

Dezi mengatakan, penyakit ini disebabkan oleh gigitan nyamuk aides aigepty. Pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya untuk menekan wabah penyakit ini.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Demam Bedarah Dengue Dinas Kesehatan Kota Bekasi Kesehatan Masyarakat

berita terkait

Empat Terduga Teroris Diringkus Densus 88 di Bekasi

Kasus DBD Di Ciamis Meningkat, Status KLB Belum Juga Ditetapkan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi