aqua

Publik Pertanyakan Soal Pengadaan 175 Mobil Ambulan Desa di Purwakarta

Deretan mobil Ambulan Desa hasil pengadaan tahun 2019 dari Anggaran DBHP 2018. (Foto: Red)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Publik pertanyakan soal transparansi pengadaan mobil ambulan desa tahun 2019 di hampir seluruh desa di Kabupaten Purwakarta, yang menggunakan Dana Bagi Hasil Pajak dan Retribusi (DBHP) tahun 2017 dan 2018.

Melalui Gerakan Moral Masyarakat Purwakarta (GMMP), publik ingin dugaan-dugaan kejanggalan dalam proses pengadaan mobil ambulan desa ini diusut tuntas.

Baca Juga:

Diduga Rusak, Empat Ambulan Dinas Kesehatan Sergai Jadi Besi Tua

Keren! Puluhan Motor Ambulans Disiagakan Dalam Operasi Nataru



Menurut Ketua GMMP Hikmat Ibnu Aril, dugaan kejanggalan pengadaan mobil ambulan desa tersebut antara lain, mulai dari pengkondisian jenis mobil tertentu, cashback harga pembelian dari dealer, proses pelaksanaan swakelola pengadaan ambulan, hingga laporan pertangungjawaban pengadaan.

"Ada dugaan pengarahan jenis mobil pada salah satu jenis merek tertentu, padahal setahu saya pengadaan dilakukan secara swakelola oleh masing-masing desa. Artinya desa memiliki kewenangan untuk memilih jenis mobil ambulan apapun selama sesuai dengan anggaran yang tersedia," ujar Ibnu kepada JabarNews.com, mengurai dugaan-dugaan kejanggalan pengadaan mobil ambulan desa di atas, Rabu (26/06/2019).

Ia berharap pihak aparat penegak hukum bisa mengusut tuntas dugaan-dugaan kejanggalan dalam pengadaan mobil ambulan desa ini.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Mobil Ambulan Ambulan Desa DBHP Tahun 2017 Gerakan Moral Masyarakat Purwakarta APDESI Purwakarta

berita terkait

Purwakarta Kekurangan Mobil Ambulance

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi