bjb

Lahan Pertanian di Daerah Jabar Terdampak Kekeringan

Ilustrasi. Lahan pertanian terdampak kekeringan. (Foto: Net)

"Ini sudah tidak ada hujan selama 20 hari terakhir. Potensi sumber air hanya cukup untuk mengairi sawah terdekat," katanya.

Dia mengatakan lahan-lahan yang kekeringan tersebut posisinya cukup jauh dari irigasi karena selain karena minimnya pasokan air, kekeringan di lahan pertanian pun terjadi karena ketidaktahuan petani dalam melakukan penanaman.

Baca Juga:

Kekeringan Ancam Petani

Satu Desa di Indramayu Terancam Kekeringan Ekstrem



Seharusnya, menurut dia, usai musim panen terakhir pada Februari-Maret, lahan ditanami palawija karena akan memasuki musim kemarau.

"Memang seharusnya sejak April-Mei kemarin itu jangan ditanami padi, tapi ditanami palawija, karena tidak perlu air yang banyak," katanya.

Sementara itu, Kepala Pusdalop Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat Budi Budiman mengatakan hingga saat ini belum ada pemukiman warga yang terdampak kekeringan.

"Kami belum menemukan adanya warga yang kesulitan air. Di saat kekeringan, kami bertugas menyiapkan air untuk kebutuhan warga. Saat ini belum ada laporan warga kekeringan," katanya. (Ara)

Jabar News | Berita Jawa Barat
Halaman sebelumnya
Tags : Lahan Pertanian Kekeringan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat BPBD Jawa Barat

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi