aqua

Aplikasi Jaga Desa Diluncurkan guna Ciptakan Rasa Aman Bagi Kades

Peluncuran aplikasi Jaga Desa di Kantor Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu (26/6/2019). (Foto: Kemendes PDTT)

JABARNEWS | JAKARTA - Jaksa Agung RI, H.M Prasetyo bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo meluncurkan aplikasi Jaga Desa di Kantor Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Aplikasi tersebut digunakan untuk mempermudah dan mengoptimalkan pengawasan penyaluran dan penggunaan dana desa yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung.

Baca Juga:

Dua Mantan Kades Di Majalengka Diduga Korupsi Alokasi Dana Desa

Sidang Kasus Korupsi Desa Salem Purwakarta, Bendahara Pingsan



“Aplikasi ini harapannya akan membantu fungsi kontrol. Dengan begitu akan menciptakan rasa aman dan kenyamanan (kepala desa/perangkat desa), sehingga tidak lagi terjadi kesalahan. Bahkan tidak terusik lagi dengan kemungkinan adanya gangguan dari pihak-pihak lain,” ujar Jaksa Agung RI, H.M Prasetyo dilansir dari laman Kemendesa.go.id.

Jaga Desa merupakan program hasil kerjasama antara Kejaksaan Agung dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dalam rangka mengawal penyaluran dan pemanfaatan dana desa. Terkait aplikasi Jaga Desa, Kata Prasetyo, adalah upaya Kejaksaan Agung untuk dapat menjangkau seluruh desa di Indonesia.

“(Aplikasi) Jaga Desa telah launching. Semoga mampu mengoptimalkan pengawasan dan penggunaan dana desa di tidak kurang dari 74.000 desa. Agar berjalan dengan baik dan benar serta terhindar dari penyalahgunaan dan penyimpangan,” ujarnya.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Jaga Desa Eko Putro Sandjojo Kejaksaan Agung Dana Desa H.M Prasetyo

berita terkait

Kades Tegalpanjang Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi