aqua

Tiga Wilayah Dilanda Kekeringan, Warga Bekasi Ambil Air di Sungai

Wilayah yang alami kekeringan yakni, Desa Ridhomanah, Ridhogalih, dan Sirnajati, Kecamatan Cibarusah.

Warga Cibarusah, Kabupaten Bekasi terpaksa mengambil air dari sungai untuk mencukupi kebutuhan air sehari-hari. (Foto: Tempo)

JABARNEWS | BEKASI - Sejak sepekan tewrkahir kekeringan kini telah melanda tiga desa di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, masing-masing Desa Ridhomanah, Ridhogalih, dan Sirnajati, Kecamatan Cibarusah.

Warga Desa Ridhogalih Misra (45) di Bekasi, Kamis, mengatakan selama sepekan ini sumur bor yang biasa digunakan sebagai sumber air sehari-hari mulai mengering sehingga memaksa warga harus mengambil air di Kali Cihoe.

Baca Juga:

Terdampak Kekeringan, Ratusan Keluarga di Bekasi Mendapatkan Bantuan Air Bersih

Akibat Kekeringan, Puluhan Hektare Sawah di Cianjur Gagal Panen



"Untung kalinya (Cihoe) dekat, sekitar 300 meter tapi masalahnya kenapa harus setiap tahun begini. Harus angkut-angkut air buat isi bak di rumah," katanya.

Bagi warga Kecamatan Cibarusah, kekeringan menjadi bencana rutin yang selalu terjadi setiap tahunnya. Meski begitu, kekeringan hanya ditanggulangi secara instan dengan mengirim air menggunakan mobil tangki.

Pada tahun 2017 lalu, ketiga desa itu pun mengalami kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat 2.659 kepala keluarga terdampak akibat kekeringan itu. Kondisi serupa terjadi pada 2018 dan tahun ini.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Musim Kemarau Kekeringan Krisis Air Bersih Kabupaten Bekasi

berita terkait

Petani di Majalengka Utara Mulai Kesulitan Air

Resmi Dilantik, Ini Nasihat Emil untuk Bupati Eka

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi