Live Stream Bandung 132 TV


Setelah Kepdes, Giliran Seorang TPK Ditahan Karena Korupsi

FG tersangka baru kasus Bankeu desa tahun 2017 digiring petugas. (Foto: Yudy/Jabarnews)

JABARNEWS | TASIKMALAYA – Setelah menetapkan dan menahan, UD salah satu Kepala Desa Sukahening oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tasikmalaya pada Selasa (25/6), sebagai tersangka terkait dugaan korupsi dalam bantuan keuangan (Bankeu) desa tahun 2017.

Kejari pada Kamis (27/6/2019), kembali menetapkan dan menahan 1 orang sebagai tersangka dalam kasus serupa, yakni FG. Dirinya merupakan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Sukahening, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya.

Baca Juga:

Kejari Garut Tetapkan Kades Karya Jaya Jadi Buronan, Ini Penyebabnya

Kemana Azis Syamsuddin? Hari Ini Ada Jadwal Dengan KPK



Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tasikmalaya Sri Tatmala Wahanani mengatakan, pihaknya langsung melakukan penahanan kepada FG. Sebelumnya, FG sudah ditetapkan sebagai tersangka, pada Selasa (25/6/2019) lalu. Namun pada hari itu dirinya mangkir dari panggilan Kejari.

β€œIa betul, penahanan ini kita lakukan penahanan terhadap tersangka FG dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi desa Sukahening. β€œ ujar Kepala Kejari kepada sejumlah awak media.

Sri mengatakan, FG terlibat dalam perkara korupsi pekerjaan pembangunan Tembok Penahan Tebing (TPT) yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), sehingga ada kekurangan mutu pekerjaan, dan merugikan keuangan negara sebesar Rp. 472.427.654.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Korupsi Kabupaten Tasikmalaya Kejari Kabupaten Tasikmalaya Bankeu Desa Tahun 2017

berita terkait

Kejari Kota Banjar Mulai Usut Kasus Suap Pengesahan APBD 2017

Perbolehkan Ribuan Santri Mudik, Ini Alasan Pemkab Tasikmalaya

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi